Berita

Foto: Dok

Politik

Paguyuban Perantau Nusantara Ikrarkan Dukungan Di Kantor PDIP

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 14:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Para perantau yang terhimpun dalam Paguyuban Perantau Nusantara (Papernusa) mendeklarasikan dukungan penuh kepada pasangan petahana, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Basuki-Djarot) pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Deklarasi dukungan ini diikrarkan di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, hari ini (Minggu, 9/4) yang dihadiri Sekjen DPP PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto, Djarot Saiful Hidayat, serta para pengurus Papernusa serta lebih dari seribu simpatisan.

"Kami Papernusa menyatakan dengan sebenar-benarnya siap bekerja keras lahir dan batin untuk kemenangan Ahok Djarot," demikian bunyi ikrar dukungan Papernas yang dibacakan Taufiqurahman selaku penasehat Papernusa.


 Setelah pembacaan dukungan, kemudian Ketua Umum Papernusa Agus Wijayanto menyerahkan bendera Papernusa kepada Djarot Saiful Hidayat sebagai simbol kesiapan Papernusa untuk perjuangan penuh.

Dalan sambutannya, Djarot mengatakan bahwa amanat dari rakyat sekecil apapun harus diperjuangkan dan diwujudkan dalam program yang nyata.

"Kami sadar dan bertekad, kalau jadi pemimpin tidak boleh bersikap diskriminatif ataupun membeda-bedakan suku, ras, agama, dan golongan karena semua satu rakyat Indonesia," ujar Djarot.

Untuk itu, Djarot berharap pilkada DKI Jakarta bisa menjadi contoh konkrit memilih pemimpin dan pelayan bagi warga Jakarta dengan menghindari mengangkat isu SARA.

Ia juga menegaskan komitmennya bersama Ahok melawan korupsi, memihak pada kepentingan rakyat kecil, kaum dhuafa, marhaen dan wong cilik.

"Dana APBD adalah uang rakayat. Maka apa pun yang dikelola dan dibuat pemda DKI harus sedalam-dalamnya buat rakyat," imbuhnya.

Sementara itu, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, dukungan dari Papernusa sangat penting.

"Jika melihat rekam jejaknya, Pak Djarot selama dua periode menjadi Walikota Blitar dan menjadi pelopor menjalankan prinsip gotong royong dan program bedah rumah buat rakyat miskin. 2.528 rumah rakyat miskin dibangun dengan gotong royong di Blitar," kata Hasto.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya