Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Musoprov XI KONI DKI Berpotensi Deadlock

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 10:35 WIB | LAPORAN:

Para calon ketua umum Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta mulai bermunculan, meski hingga kini belum dibuka pendaftarannya.

Koordinator Masyarakat Pemantau Olahraga Jakarta (MPOJ), M Syaiful Jihad menyambut positif munculnya para calon ketum KONI DKI baik yang sudah terang-terangan mendeklarasikan diri, maupun masih malu-malu menunggu waktu yang tepat.

"Beberapa nama sudah men-declare sebagai calon Ketum KONI DKI, sementara ada yang masih malu-malu kucing. Perlu kejelian dalam memberikan dukungan pencalonan," kata Syaiful dalam keterangannya.


Di antara calon yang sudah menyatakan diri maju yakni mantan Kadisorda DKI yang pernah menjadi Sekretaris Umum dan Ketua Harian KONI DKI, Yudi Suyoto dan Sekretaris Umum KONI DKI saat ini Alex Asmasubrata.

Syaiful menambahkan, informasi yang diterimanya, beberapa nama digadang-gadang juga akan maju dalam pencalonan ketum KONI DKI yakni Ketum FORKI (Karate) yang juga Pembina KONI DKI, Dodi R Amar; Ketum POSSI (Selam) Ali Mochtar Ngabalin; Ketua Harian KONI DKI Ahmad Budi P; dan Ketum Perpani (panahan), Didi O Affandi. Sementara, Ketum KONI DKI petahana, Raja Sapta Ervian secara resmi menyatakan tidak akan maju lagi.

"Para bakal calon Ketum KONI DKI akan berebut surat dukungan dari para pemilik suara setidaknya 25 suara, seperti putusan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI DKI, 18 Maret lalu," jelas Syaiful.

Menurutnya, persyaratan ini bukan hal yang mudah mengingat dari 63 anggota KONI DKI atau pemilik suara diperkirakan hanya sekitar 53 yang berhak memberikan dukungan. Beberapa anggota terdapat masalah internal kepengurusan, belum melaporkan hasil musprov, dan anggota yang telah habis masa kepengurusan. Ini belum termasuk anggota yang tidak memberikan dukungan pencalonan Ketum KONI DKI.

"Alhasil, bakal calon ketum KONI DKI maksimal ada dua atau mungkin malah calon tunggal. Pahitnya bisa jadi tidak ada calon yang memenuhi persyaratan," kata Syaiful.

Hal ini perlu diantisipasi oleh Tim Penjaringan Ketum KONI DKI, sehingga nanti Musoprov XI KONI DKI tidak terjadi deadlock. Selain pemilihan ketum yang sekaligus bertindak sebagai ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan KONI DKI Jakarta periode 2017 - 2021, Musoprov setidaknya akan membahas rancangan program kerja pembinaan olahraga prestasi dan laporan pertanggungjawaban pengurus.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya