Berita

Situasi setelah serangan truk/net

Dunia

Serangan Truk Di Stockholm, Polisi Ciduk Seorang Pria

SABTU, 08 APRIL 2017 | 07:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Polisi Swedia telah menangkap seorang pria setelah sebuah truk pengangkut barang menabrak sebuah supermarket di Stockholm, dan menewaskan empat orang.

Pria itu ditangkap di pinggiran utara Stockholm, setelah polisi merilis gambar CCTV dari orang yang diduga pelaku. Demikian diberitakan BBC.

Perdana Menteri Swedia, Stefan Lofven, menyebut serangan hari Jumat sore waktu setempat itu sebagai serangan teroris. Lebih dari 12 orang dilaporkan terluka akibat aksi tersebut.


Perbatasan negara pun telah diperketat atas permintaan perdana menteri.

Serangan truk terjadi di depan Ahlens Department Store di Queen Street, salah satu jalan pedestrian kota. Bagian depan truk lori berwarna biru itu tampak hancur karena menabrak bagian depan toko. Pelaku diduga berjumlah dua orang.

Perusahaan bir yang memiliki kendaraan mengakui truknya dibajak oleh seorang pria di luar sebuah restoran di dekat tempat kejadian ketika sedang melakukan pengiriman barang.

Beberapa jam lalu (Jumat malam waktu setempat), polisi menangkap pria yang mengenakan jaket berkerudung. Pria yang mirip salah satu pelaku itu ditangkap di daerah Marsta. Namun, belum jelas apakah pria yang ditangkap itu merupakan terduga pengemudi truk.

Bila terkonfirmasi sebagai serangan teror, maka serangan itu akan menjadi serangan teror yang mematikan pertama di Swedia. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya