Berita

Fachrul Razi/net

Politik

Anggota DPD Ini Sudah Jenuh Dengan Citra Tukang Rusuh

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 16:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Seluruh anggota DPD RI diminta untuk bersatu mengakhiri konflik dan fokus pada kerja-kerja memperjuangkan daerah.

Imbauan disampaikan anggota DPD RI asal Nanggroe Aceh Darussalam, Fachrul Razi. Ia mengatakan, persatuan anggota DPD sangat penting setelah kisruh panjang di balik pemilihan pimpinan DPD yang baru.

"Malu kita kalau selalu mempertontonkan wajah kita kepada rakyat dengan konflik internal yang tidak pernah selesai. Mari kita tunjukkan kenegarawan kita dengan kekuatan dan persatuan DPD yang luar biasa," ujar Wakil Ketua Komite I DPD RI itu dalam keterangan persnya.


Baginya, permasalahan di DPD RI sudah selesai. Semua anggota diharapkannya mau mendukung kepemimpinan yang baru di bawah Oesman Sapta Odang (Oso). Apalagi, pimpinan yang baru sudah diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung (MA).

Dengan semangat perubahan dan penguatan kelembagaan, ia yakin, DPD RI 2014-2019 akan jauh lebih baik di sisa periode 2,5 tahun ke depan.

"Sebagai senator muda yang sudah menjabat anggota DPD RI 2,5 tahun, saya merasa jenuh kalau citra DPD RI hanya rusuh pada saat paripurna. Mengapa saya mendukung perubahan dan pergantian pimpinan DPD RI? Karena DPD butuh perubahan, butuh kecepatan dan hasil dari kinerja yang ditunggu rakyat," terangnya.

Ia jelaskan juga bahwa tidak ada negara bisa membangun parlemen yang ideal dalam waktu singkat, melainkan semua melewati proses yang panjang dan berliku. Konflik antara kelompok pro dan kontra perubahan di DPD telah menyeret lembaga tersebut dalam konflik internal yang berkepanjangan. Konflik tersebut telah mengalihkan banyak energi DPD.

"Sekarang DPD harus kembali membangun citra positifnya di hadapan rakyat untuk mendapat dukungan publik, jika kelompok pro perubahan tidak mengubah citra ini maka perjuangan selama ini akan sia sia," tegasnya. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya