Berita

Kaskolinlamil saat melaksanakan inspeksi kepada prajurit jajaran Kolinlamil dalam apel khusus/Dispen Kolinlamil

Pertahanan

Kaskolinlamil Sidak Prajurit Dalam Apel Khusus

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 19:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kaskolinlamil) Laksamana Pertama TNI R. Edi Surjanto, memimpin apel khusus dan menginspeksi mendadak (Sidak) kesiapan seluruh prajurit dan PNS Kolinlamil, baik yang berdinas di staf Markas Komando maupun di Kapal Republik Indonesia (KRI).

Kegiatan berlangsung di lapangan apel Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/4). Menurut Kaskolinlamil, apel khusus seperti ini dilaksanakan untuk menginspeksi kesiapsiagaan setiap anggota, dari aspek kedisiplinan dan kehadiran dalam dinas maupun dalam melaksanakan tugas. Prajurit Kolinlamil harus memahami kembali jati dirinya sebagai prajurit yang wajib disiplin dan berpenampilan sebagai seorang prajurit.

"Sebagai prajurit yang mengabdi kepada bangsa dan negara, kita harus menyadari bahwa tugas yang kita laksanakan dipertanggungjawabkan kepada negara. Apa yang diberikan negara kepada kita harus kita manfaatkan dengan baik dan amanah," jelas Kaskolinlamil.


Kaskolinlamil mengungkapkan belakangan ini banyak kasus di kalangan prajurit yang mengarah kepada tindak pelanggaran disiplin maupun pidana. Namun, sebagai prajurit yang memiliki Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, dan delapan wajib TNI, pelanggaran merupakan hal yang harus dibenahi.

"Saya berharap hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum dan disiplin harus kita hindari. Kita jadikan Kolinlamil ini sebagai contoh bagi lingkungan sekitar kita," perintah Kaskolinlamil.

Dalam apel khusus tersebut, yang bertindak sebagai komandan apel adalah Kolonel Laut (E) Edi Suhara yang sehari-hari menjabat Asisten Personel Pangkolinlamil.

"Sebagai prajurit KRI yang handal, harus selalu siap dengan perbanyak latihan peran-peran yang ada di KRI. Agar selalu terasah kemampuan dalam melaksanakan tugas," tegas Kaskolinlamil.

Kaskolinlamil juga mengingatkan bahaya yang menghantui terkait kegiatan-kegiatan yang seolah menguntungkan tetapi justru menjerumuskan prajurit.

"Saya tegaskan kepada para prajurit untuk jangan terperdaya atau cepat percaya dengan berbagai tawaran investasi yang tidak jelas. Lebih baik menghindari daripada menjerumuskan kita," tegas mantan Wagub Akademi Angkatan Laut itu. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya