Berita

Anas Urbaningrum

Hukum

Anas: Jangan Sampai Minyak Babi Dikasih Label Onta Dianggap Halal

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 17:16 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menilai kesaksian Muhammad Nazaruddin dalam sidang kasus korupsi E-KTP lebih banyak yang inkonsisten.

Anas menyebut Nazaruddin yang juga bekas Bendahara Umum Demokrat memberikan kesaksian tidak berdasarkan fakta.

"Saya baca berita acara pemeriksaan (BAP) Nazaruddin dengan teliti, banyak sekali inkonsistensi. Bukan hanya di BAP, di media juga. Sebetulnya ada kepentingan apa ini?" ujar Anas saat memberi kesaksian dalam sidang lanjutan perkara E-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/4).


Anas juga mengaku tidak pernah melakukan pembicaraan dengan pihak mana pun untuk proyek E-KTP.

"Saya seumur-umur belum pernah bertemu atau ngobrol atau bicarakan angka-angka proyek E-KTP," tegas Anas.

Terkait kesaksian Nazaruddin, Anas meminta penyidik KPK bisa mengungkap tuntas kasus E-KTP dengan fakta-fakta bukan dengan spekulasi dan sumber yang tidak kredibel.

"Maksud saya, bagaimana keterangan orang yang fitnah itu diulangi lagi. Jangan sampai minyak babi, tapi karena dikasih label onta, dianggap halal," jelas Anas. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya