Berita

Pertahanan

Dankormar Hadiri PALS-17 Di Korsel

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 15:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komandan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, menghadiri Pacific Amphibious Leaders Symposium (PALS-17) yang diselenggarakan di Korea Selatan, 1-5 April 2017.

Selama kegiatan PALS -17, Delegasi Kormar TNI AL terdiri dari Dankormar; Laksma TNI Sudihartawan; Letkol (P) Robert Marpaung; Mayor Marinir Arief Bastian Sanusi; didampingi oleh Atase Pertahanan (Athan) RI di Korsel Kolonel (P) AA Bagus Oka W; Athan USMC di RI  Letkol USMC Koichi Takagi.

PALS adalah kegiatan tahunan yang diprakarsai oleh MARFORPAC atau Marine Forces Pacific yang adalah pasukan USMC (Korps Marinir AS) di wilayah Pasifik. Kegiatan ini merupakan ajang pertemuan para pemimpin pasukan amfibi (Marinir) yang berada di kawasan Pasifik dan sekitarnya.


PALS-17 di Korsel merupakan yang ketiga setelah PALS-15 di Hawaii, AS dan PALS-16 di San Diego, AS. Pada kesempatan kali ini, Letnan Jenderal David H. Berger selaku Komandan MARFORPAC menggandeng Letnan Jendral Lee Sang Hoon selaku Komandan ROKMC untuk bertindak sebagai tuan rumah. Tujuan dari PALS adalah untuk memprakarsai kewaspadaan bersama, meningkatkan kerjasama dan mewujudkan interoperabilitas di antara pasukan-pasukan amfibi yang berada di kawasan Pasifik.

Dalam pelaksanaan simposium, Korps Marinir dan Angkatan Laut Korsel mendemonstrasikan kemampuan pertahanan serta peranan pasukan amfibi yang dimiliki oleh Korsel. Sedangkan, negara-negara peserta terlibat dalam diskusi dengan topik yang relevan mengenai pasukan amfibi. Kegiatan PALS-17 memiliki beberapa program kegiatan, seperti demonstrasi kemampuan pertahanan amfibi, kunjungan ke perbatasan Korut-Korsel, wisata budaya, serta diskusi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pasukan amfibi.

Selain Indonesia, negara-negara yang hadir dalam PALS-17 yaitu  Amerika Serikat, Australia, Bangladesh, Brazil, Cambodia, Canada, Chile, Colombia, Perancis,  Jepang, Malaysia, Maladewa, Mexico, Selendia Baru, Peru, Philippina, Republic of Korea, Singapura, Srilanka, Taiwan, Thailand, Tonga, Inggris, dan Vietnam. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya