Berita

Nusantara

PILKADA DKI JAKARTA

Warga Harus Lebih Teliti Melihat Rekam Jejak Calon Kepala Daerah

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 15:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Rekam jejak dan karakter menjadi salah satu hal penting dalam memilih kepala daerah. Karena itu, masyarakat DKI Jakarta harus cermat dan cerdas dalam melihat rekam jejak calon yang akan dipilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April nanti.

Demikian disampaikan pengamat hukum dan politik dari Indonesian Human Rights Committee For Social Justice (IHCS), Ridwan Darmawan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 6/4).

"Karakter seseorang dan rekam jejak mesti diperhatikan serius oleh masyarakat Jakarta, sehingga tidak salah pilih karena bisa jadi malah akan membahayakan dalam pengelolaan aset-aset Jakarta," kata Ridwan.


Untuk itulah, Ridwan mengimbau masyarakat Jakarta harus lebih cermat dan teliti untuk menguliti karakter masing-masing calon demi mendapatkan pemimpin yang kredibel, berintegritas dan responsif terhadap permasalahan yang ada di DKI.

Hal itu menurut Ridwan menarik karena belakangan muncul pemberitaan bahwa Sandiaga disebut-sebut punya persoalan hukum terkait dugaan penguasaan aset. Bahkan, dugaan rekayasa itu diduga dilakukan terhadap orang yang selama ini banyak membantunya dan disebut sebagai orang tua angkatnya.

"Nyatanya, belakangan justru orang tuang angkatnya itulah yang kemudian melaporkan Sandiaga Uno ke kepolisian atas dugaan penggelapan asset," demikian Ridwan. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya