Berita

Hukum

10 Calo Samsat Jakarta Timur Diamankan, Ngaku Cuma Jual Koran

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 11:44 WIB | LAPORAN:

Praktik calo masih menjamur di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta Timur (Jaktim).

Terbukti, sepuluh calo yang tengah beroperasi diringkus aparat kepolisian saat sedang menjalankan rutinitasnya.

"Hasil operasi bersih calo hari ini, kami amankan 10 orang," kata Perwira Pengendali Samsat Jakarta Timur Inspektur Dua, Kuwat, kepada wartawan di Samsat Jaktim, Kamis (6/4).


Saat diamankan, kata Kuwat, para calo itu sempat berkilah telah menjalankan praktek percaloan. Beberapa di antaranya mengaku hanya jual minuman, jual koran, dan mengaku sebagai biro jasa.

Namun, saat diinterogasi dan diperiksa petugas, para calo tersebut tidak dapat mengelak. Apalagi, ditemukan sejumlah barang bukti berupa beberapa surat menyurat terkait aktifitas yang dilakukan.

"Ada beberapa barang bukti yang kita temukan. Berkas-berkas pengunjung kantor samsat yang sedang mengurus surat kendaraan. Tidak terlihat uang tunai," papar Kuwat.

Sepuluh calo yang diamankan tersebut, lanjutnya, akan didata dan difoto. Mereka juga akan diminta membuat surat pernyataan di atas materai untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Terkait dugaan keterlibatan orang dalam dalam aktifitas percaloan itu, Kuwat mengatakan, pihaknya masih mendalaminya.

"Sampai saat ini, (keterlibatan) orang dalam belum ada. Masih kami dalami. Kalau ada (orang dalam terlibat) akan kita beri sanksi," tegas Kuwat.

Operasi bersih calo tersebut, masih akan berlanjut tanpa batas waktu. Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya meminta agar kualitas pelayanan publik ditingkatkan. Presiden tidak ingin rakyat mengeluh tentang pelayanan yang lamban, berbelit-belit, dan diwarnai pungutan liar (pungli).

Mulai dari pelayanan KTP elektronik, SIM, STNK, BPKB, akta lahir, akta nikah, izin usaha, hingga pengurusan paspor.

"Ini kegiatan (razia) rutin. Sesuai program pemerintah pusat tentang pelayanan publik. Tidak boleh ada calo. Selanjutnya, kita bentuk timsus yang akan piket patroli," pungkasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya