Berita

Foto/Net

Hukum

Novanto Dan Akom Bakal Duduk Bareng Di Kursi Persidangan E-KTP

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 01:53 WIB | LAPORAN:

. Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasukkan nama Ketua DPR RI Setya Novanto dan mantan Ketua DPR Ade Komaruddin untuk dihadirkan sebagai saksi perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP, Kamis (6/4).

Novanto dan Akom diketahuai adalah dua politisi senior Partai Golkar yang sama-sama pernah menjabat ketua Fraksi Partai Golkar DPR.

Selain Novanto, jaksa KPK juga memasukkan nama lain, diantaranya, Achmaf Fauzi, Dudy Susanto, Anang Sugiana Sudiharjo, Suciaty, Markus Nari, Evi Andi Noor Alam, Johares Ricard Tanjaya, dan Yimmy Iskandar Tedjasusila, untuk dihadirkan sebagai saksi.


"Pada persidangan selanjutnya ada sembilan orang saksi yang terdiri dari empat orang anggota atau mantan anggota DPR RI, empat orang swasta, satu PNS Kemendagri," ujar Jurubicara KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/4).

Diketahui, nama Novanto disebut sebagai pihak yang bersama-sama dengan terdakwa Irman dan Sugiharto (mantan petinggi Kemendagri) melakukan perbuatan hukum yang merugikan negara dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Peran Novanto juga sering dipertanyakan Hakim di setiap persidangan. Salah satunya saat mantan Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap dihadirkan di persidangan.

Ketua majelis hakim Jhon Halasan Butarbutar menanyakan ihwal pernyataan Chairuman dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat di periksa penyidik KPK.

Dalam BAP tersebut Chairuman mengaku Andi Agustinus alias Andi Narogong merupakan pihak yang sering mengerjakan proyek-proyek di DPR dan dekat dengan Setya Novanto. Andi Narogong merupakan tersangka baru dalam kasus tersebut. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya