Berita

Rosiady Sayuti/Humas Pemprov NTB

Nusantara

Pemprov NTB Launching Aplikasi Ruang Desa

SENIN, 03 APRIL 2017 | 22:28 WIB | LAPORAN:

Dalam rangka memudahkan aparat pengelola desa melakukan konsultasi langsung dengan pendamping desa, Kementerian Desa dan PDTT bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB meluncurkan Aplikasi Ruang Desa.  

Peluncuran tersebut dilakukan Sekretaris Daerah, Rosiady Sayuti bersama Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian, Pelatihan dan Informasi Kemendes PDTT, M. Nurdin, saat Lokakarya Pelatihan Aplikasi Seluler Ruang Desa, di Hotel Santika, Kota Mataram, Senin (3/4).
 
Ruang Desa merupakan aplikasi yang berbasis android yang diperuntukkan bagi pendamping desa dan pengelola desa serta kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD) dan penggerak swadaya desa. Selain untuk memudahkan aparat pengelola desa/KPMD dalam melakukan konsultasi langsung dengan pendamping desa, aplikasi ini juga menyediakan notifikasi serta berbagai informasi terkait UU desa serta tatakelola desa dari Kementerian Desa dan PDTT.


Aplikasi ini masih dalah tahap uji coba selama enam bulan di tiga provinsi, yaitu Jawa Timur, Aceh dan Nusa Tenggara Barat. Di NTB sendiri, terdapat empat kabupaten yang menggunakan aplikasi ini, yaitu Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima.

Terkait dengan itu, Sekda menyampaikan perlu keberlanjutan program bagi pengembangan desa ke depan.

"Jadi, membangun komunikasi dan menyempurnakan ikhtiar untuk bagaimana agar apa yang dibantu selama ini bisa berlanjut. Sehingga jangan sampai selesai proyek selesai perkara," pinta Sekda di hadapan peserta workshop.

Selain itu, Sekda menekankan program yang dilaksanakan harus memiliki kemanfaatan kepada masyarakat. Karena, kehadiran pemerintah adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Kehadiran teknologi, seberapapun canggihnya tidak akan ada manfaatnya, tidak akan ada gunanya kalau tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena tugas negara itu adalah melayani masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, M. Nurdin menekankan pentingnya sumber daya manusia dan penggunaan teknologi informasi untuk program pembangunan desa.

"Kementerian menyambut baik kerjasama dengan pemerintah Provinsi NTB untuk menguji aplikasi ini. Kami berharap kerja sama ini berlanjut untuk mendukung perluasan penggunaan aplikasi ini di provinsi-provinsi lain," ujarnya.

Ia juga berharap, Ruang Desa ini dapat memudahkan pemerintah untuk mendapatkan data yang aktual dalam memetakkan permasalahan mendesak yang ada di desa.[wid]

 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya