Berita

Foto: Dok. Kemensos

Nusantara

KUNJUNGI KORBAN LONGSOR

Mensos Ikut Rombongan Motor, Gus Ipul Naik Heli

SENIN, 03 APRIL 2017 | 17:39 WIB | LAPORAN:

RMOL. Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengunjungi korban bencana tanah longsor yang terjadi di Ponorogo, akhir pekan lalu.

Khofifah menjadi pejabat pusat pertama kali yang terjun langsung ke Ponorogo. Khofifah bergerak menuju lokasi longsor dengan dibonceng sepeda motor. Khofifah terpaksa ikut rombongan motor akibat rusaknya akses jalan ke sana.

Sebenarnya jalan ini bisa dilalui dengan mobil, namun agak susah kalau berpapasan. Bisa sangat mengganggu pengguna jalan yang akan menjalani aktivitas dan menimbulkan kemacetan panjang.


Khofifah tak mau aktivitas warga terganggu dengan kehadirannya. Akhirnya dia memilih naik sepeda motor. Para warga kaget atas keputusan Khofifah itu lantaran sebelumnya Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melewati jalan yang sama dengan mengendarai mobil.

Terlebih, jalan makadam yang harus dilalui lumayan licin karena air sisa hujan terlihat masih menggenang.

"Wah, Bu Menteri ini merakyat tenan yo. Dalam kondisi seperti ini (suasana duka akibat longsor dan jalanan yang licin), beliau memilih naik motor. Tadi Pak Wakil Gubernur juga datang, tapi dari sini ke Tingkil naik mobil,” kata Mufid, salah seorang warga, seperti disebutkan dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (3/4).

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf (Gus Ipul) tiba di Banaran bersama rombongan Kapolda Irjen Pol Machmud Arifin menggunakan helikopter. Gus Ipul tampak bersusah payah ketika mencoba menuruni jalur longsoran dengan jalan kaki.

Rombongan Kapolda tiba di lapangan Njalakan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung, pukul 09.00 WIB untuk selanjutnya melakukan kunjungan ke Dusun Tingkil sekaligus memberikan sejumlah bantuan.

Sejauh ini masih 26 korban yang belum ditemukan. Tim gabungan masih terus bekerja bahu-membahu untuk menemukan semua jenazah yang tertimbun berton-ton tanah lumpur bercampur batuan.

Beratnya medan, ditambah kondisi tanah dan cuaca yang tidak stabil, tergambar dalam proses evakuasi. Bahkan, proses pencarian korban sempat ditunda akibat hujan deras yang kembali mengguyur Desa Banaran, Kecamatan Pulung, sehari pasca bencana. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya