Berita

Filipe Luis/Net

Olahraga

Tak Semudah Realitanya

Malaga vs Atletico Madrid 0-2
SENIN, 03 APRIL 2017 | 10:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Atletico Madrid memetik kemenangan di lanjutan La Liga Santander. Los Colchoneros menang 2-0 saat melawat ke markas Malaga.

Saat melakoni pertandingan di La Rosaleda, kemarin pagi WIB, seperti biasanya Atletico kalah dalam penguasaan bola. Mereka dicatat oleh ESPNFC membukukan ball possession dengan catatan 37 persen.

Tim besutan Diego Simeone itu bisa tampil efektif dengan catatan dua gol dari enam tem­bakan on target, Di sepanjang pertandingan, mereka membu­kukan tujuh attempts.


Pertahanan Atletico sulit ditembus Malaga dengan catatan hanya ada lima percobaan tepat sasaran dari 21 kali tembakan. Jan Oblak tampil bagus untuk Atletico dengan catatan lima penyelamatan.

Gol pertama Atletico di laga ini tercipta di menit 26. Koke yang menjadi pencetak golnya. Saul Niguez memberi umpan akurat untuk Fernando Tores, El Nino dijatuhkan di muka kotak penalti, tapi wasit tak menunjuk titik putih. Koke menyerobot bola masuk ke dalam kotak penalti, lalu menceploskan bola masuk ke dalam gawang.

Di babak kedua, Felipe Luis menggandakan keunggulan Atletico. Torres yang menjadi pengumpannya. Mendapatkan bola dari Torres di dalam kotak penalti, Felipe mencongkel bola dari jarak dekat untuk menak­lukkan kiper Malaga, Carlos Kameni menit 74.

Dengan tambahan tiga angka ini, Atletico menempati po­sisi tiga dengan raihan 58 poin. Sementara itu, Malaga ada di po­sisi 16 dengan raihan 27 poin.

Atletico Madrid memang menang mudah. Namun, sang pelatih Diego Simeone menilai raihan tiga poin Los Colchoneros itu tak semudah kelihatannya.

Kemenangan itu membuat Simeone puas. Sebab, dia tak bi­sa menurunkan kekuatan penuh dalam laga itu karena beberapa pemainnya cedera dan sebagian lain kelelahan usai jeda inter­nasional.

"Kali ini kekuatan kami hanyalah keberanian dan daya juang menghadapi keadaan yang berat. Dalam pertandin­gan ini kami tampil dengan dua pemain remaja dan dua bek tengah cadangan, namun tim mampu mengatasi situasi itu di lapangan," kata Simeone seperti dikutip Marca.

"Faktanya, kami mampu men­gatasi tim lawan yang telah beru­lang kali membuat kami kesuli­tan dengan kedalaman skuadnya dan kerja keras mereka. Jelas terlihat kalau tim kompak dan kerja sama berjalan, maka selalu ada kesempatan untuk menang," ujar Simeone.

Simeone menambahkan kalau pertandingan tadi membuat dia begitu tegang. Bahkan sejak kick-off.

"Kalau kalian memerhatikan baju saya sampai basah oleh keringat, itu bukan perkara sederhana. Kami kalah dalam penguasaani bola, tapi kami mampu mendapatkan empat peluang bersih. Kami mampu menyerang lebih bagus dan mereka memberikan serangan balik, tapi semuanya berubah kemudian," ujar dia. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya