Atletico Madrid memetik kemenangan di lanjutan La Liga Santander. Los Colchoneros menang 2-0 saat melawat ke markas Malaga.
Saat melakoni pertandingan di La Rosaleda, kemarin pagi WIB, seperti biasanya Atletico kalah dalam penguasaan bola. Mereka dicatat oleh ESPNFC membukukan ball possession dengan catatan 37 persen.
Tim besutan Diego Simeone itu bisa tampil efektif dengan catatan dua gol dari enam temÂbakan on target, Di sepanjang pertandingan, mereka membuÂkukan tujuh attempts.
Pertahanan Atletico sulit ditembus Malaga dengan catatan hanya ada lima percobaan tepat sasaran dari 21 kali tembakan. Jan Oblak tampil bagus untuk Atletico dengan catatan lima penyelamatan.
Gol pertama Atletico di laga ini tercipta di menit 26. Koke yang menjadi pencetak golnya. Saul Niguez memberi umpan akurat untuk Fernando Tores, El Nino dijatuhkan di muka kotak penalti, tapi wasit tak menunjuk titik putih. Koke menyerobot bola masuk ke dalam kotak penalti, lalu menceploskan bola masuk ke dalam gawang.
Di babak kedua, Felipe Luis menggandakan keunggulan Atletico. Torres yang menjadi pengumpannya. Mendapatkan bola dari Torres di dalam kotak penalti, Felipe mencongkel bola dari jarak dekat untuk menakÂlukkan kiper Malaga, Carlos Kameni menit 74.
Dengan tambahan tiga angka ini, Atletico menempati poÂsisi tiga dengan raihan 58 poin. Sementara itu, Malaga ada di poÂsisi 16 dengan raihan 27 poin.
Atletico Madrid memang menang mudah. Namun, sang pelatih Diego Simeone menilai raihan tiga poin Los Colchoneros itu tak semudah kelihatannya.
Kemenangan itu membuat Simeone puas. Sebab, dia tak biÂsa menurunkan kekuatan penuh dalam laga itu karena beberapa pemainnya cedera dan sebagian lain kelelahan usai jeda interÂnasional.
"Kali ini kekuatan kami hanyalah keberanian dan daya juang menghadapi keadaan yang berat. Dalam pertandinÂgan ini kami tampil dengan dua pemain remaja dan dua bek tengah cadangan, namun tim mampu mengatasi situasi itu di lapangan," kata Simeone seperti dikutip Marca.
"Faktanya, kami mampu menÂgatasi tim lawan yang telah beruÂlang kali membuat kami kesuliÂtan dengan kedalaman skuadnya dan kerja keras mereka. Jelas terlihat kalau tim kompak dan kerja sama berjalan, maka selalu ada kesempatan untuk menang," ujar Simeone.
Simeone menambahkan kalau pertandingan tadi membuat dia begitu tegang. Bahkan sejak
kick-off. "Kalau kalian memerhatikan baju saya sampai basah oleh keringat, itu bukan perkara sederhana. Kami kalah dalam penguasaani bola, tapi kami mampu mendapatkan empat peluang bersih. Kami mampu menyerang lebih bagus dan mereka memberikan serangan balik, tapi semuanya berubah kemudian," ujar dia. ***