Berita

Pertahanan

Dua Istri Tersangka Makar Akan Berkunjung Ke Mako Brimob

SENIN, 03 APRIL 2017 | 10:01 WIB | LAPORAN:

Dua istri tersangka makar, Diko Nugraha dan Irwansyah, akan mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (3/4).

Kunjungan kedua istri tersangka itu akan didampingi oleh Koordinator Kuasa Hukum Forum Syuhada Indonesia (FSI), Hendry Kurniawan.

"Rencananya, pagi ini saya akan mendampingi dua istri para tersangka makar. Istri dari Diko dan Irwan," kata Hendry kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan singkat elektronik.


Seperti diketahui, Diko merupakan Panglima FSI yang ditangkap polisi saat sedang berada di kediaman kerabatnya di wilayah Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (31/3) dinihari lalu.

Sedangkan Irwansyah merupakan Wakil Koordinator Aksi 313 yang juga ditangkap bersamaan dengan Diko di lokasi berbeda.

Polisi juga menangkap tiga tersangka lainnya. Yaitu, Sekjen Forum Umat Islam (FSI) Muhammad Al Khaththath, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Zainuddin Arsyad dan anggota FSI, Andry.

Beberapa jam setelahnya, polisi kembali mengamankan empat aktivis. Tiga kader IMM, Beni Pramula, Eka Pitra dan Ferry, serta seorang anggota FSI, Agus.

Meski demikian, pihak Polda Metro Jaya memastikan hanya menangkap lima tersangka awal saja. Sedangkan, empat aktivis yang sempat diamankan itu, sudah dilepaskan.

Pihak IMM sendiri telah mengkonfirmasi kebebasan tiga kadernya, Beni Pramula, Eka Pitra dan Ferry, Sabtu (1/4) lalu.

"Kami berterima kasih pada polisi yang sudah melepaskan tiga kader IMM yang sempat ditahan. Kami juga berharap Zainudin Arsyad segera dibebaskan pula," kata Ketua Umum Koordinator Nasional Forum Keluarga (Kornas Fokal) IMM, Armyn Gultom, Minggu (2/4).

Saat ini, kelima tersangka resmi berstatus tahanan penyidik selama 20 hari ke depan untuk keperluan penyidikan. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya