Berita

Bamusi/net

Politik

Organisasi Sayap PDIP: Kesalehan Bukan Karena Dia Pakai Jubah Atau Surban

MINGGU, 02 APRIL 2017 | 00:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Tuhan menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Karena itu, sejak sejak awal memang manusia itu memiliki banyak perbedaan. Termasuk beda agama, beda suku-bangsa, beda jenis kelamin, dan juga berbeda negara.

"Karena itu keragaman dan kebhinnekaan itu merupakan fitrah manusia," kata Wasekum PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Ahmad Sahid saat menyampaikan ceramah dalam acara rutin Bamusi di bilangan Jakarta Barat, Sabtu (1/4).

Menurut Sahid, Jakarta merupakan minatur. Bukan hanya miniatur bagi Indonesia, melainkan juga miniatur dari keragaman. Di Jakarta hidup bersama dan berdampingan orang-orang yang berlaikan, suku, agama, ras dan bahasa.


"Karena itu, perbedaan ini harus kita jaga dan rawat bersama dengan saling menebarkan sikap toleran. Tuhan sendiri tidak melihat manusia dari perbedaan warna dan rupa, melainkan dari ketakwannya. Takwa itu harus dilakukan, bukan dim saja," ungkap Sahid.

Sahid juga mengingatkan bahwa sudah sejak lama Islam masuk ke Indonesia dengan tidak menghilangkan budaya asli yang baik dan tak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Hal ini juga menjadi Islam Indonesia sebagai Islam yang unik dan Islam yang benar-benar menjadi rahmat bagi semesta.

"Dan memang kesalahen itu bukan karena dia pakai jubah, udeng-udeng atau surban. Tapi sekali lagi karena ketakwaan. dan kita harus bangga dengan songkok, blangkon atau yang lainnya," ungkap Sahid.

Acara rutin organisasi sayap PDIP ini kata Sahid, selain untuk menjaga silaturrahmi dengan warga Jakarta, juga sebagai sarana mengembangkan Islam Nusantara yang berkemajuan.

"Kita tentu mau Islam di Jakarta ini Islam yang sejuk dan damai. Islam yang ramah, dan bukan Islam yang marah-marah," demikian Sahid.[san]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya