Berita

Bisnis

Jelang Penutupan Amnesti Pajak, Kantor Pajak Buka Hingga Pukul 9 Malam

RABU, 29 MARET 2017 | 12:40 WIB | LAPORAN:

Direktorat Jenderal Pajak mengimbau seluruh masyarakat wajib pajak yang memiliki masalah perpajakan di masa lalu untuk segera berpartisipasi dalam program amnesti pajak sebelum berakhir 31 Maret 2017.

Petugas pajak pun terus bekerja keras melayani wajib pajak hingga detik-detik terakhir penutupan amnesti pajak. Pelaksanaan amnesti pajak terus berjalan dan petugas akan melayani hingga pukul 9 malam.

"Kita buka terus. Kemarin libur Nyepi kita tetap buka pelayanan hingga pukul 9 malam. Petugas masih bertahan memberikan pelayanan hingga 31 Maret 2017," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP, Hestu Yoga Saksama di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rabu, (29/3).


"Kepada wajib pajak, tinggal 3 hari lagi, silahkan manfaatkan amnesti pajak sebelum benar-benar berakhir," tambahnya.

Pihaknya juga mengingatkan kewajiban wajib pajak yang mengikuti program amnesti pajak untuk menyampaikan laporan penempatan harta (bagi harga deklarasi dalam negeri) dan laporan pengalihan dan realisasi investasi (bagi harta repatriasi) secara berkala setiap tahun selama tiga tahun.

Laporan pertama disampaikan paling lambat pada 31 Maret 2018 untuk wajib pajak pribadi, atau 30 April 2018 untuk wajib pajak badan.

Selanjutnya, mengingat batas waktu amnesti pajak jatuh pada waktu yang bersamaan dengan batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan tahun 2016 bagi WP orang pribadi, Ditjen Pajak memberikan kesempatan bagi seluruh WP untuk melaporkan SPT 2016 paling lambat 21 April 2017.

"Perpanjangan ini hanya berlaku untuk kewajiban pelaporan saja, sedangkan seluruh pajak terutang diselesaikan atau dibayarkan paling lambat 31 Maret 2017," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya