Berita

Foto/Net

Bisnis

Vale Siapkan Capex Rp 1 T

Remajakan Area Tambang
RABU, 29 MARET 2017 | 08:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar 90 juta dolar AS atau hampir Rp 1,19 triliun. Dana tersebut untuk peremajaan area Sorowako.

Direktur Keuangan INCO Febriany mengatakan, se­bagian besar dari belanja modal tersebut diperuntuk­kan pada area Sorowako. Hal ini untuk mempertahankan keberlangsungan operasi pe­rusahaan.

"Karena smelter sudah beroperasi 40 tahun, jadi me­mang perlu peremajaan," kata Febriany di Jakarta, kemarin.


Sumber pendanaan belanja modal, kata dia, berasal dari internal perusahaan. Karena itu, perseroan berharap, harga nikel segera membaik. Pada 2016, harga nikel anjlok 22 persen dibandingkan 2015.

Direktur Utama INCO Nico Kanter mengatakan, tahun ini mereka akan memaksimalkan kapasitas produksi sama sep­erti tahun lalu sebesar 80.000 metrik ton nikel. Namun, ia pesimistis harga nikel bakal segera pulih, apalagi pemer­intah telah mengeluarkan kebijakan relaksasi mineral, termasuk nikel dengan kadar rendah di bawah 1,7 persen.

"Kami melihat justru ini akan men-drive harga turun. Semua laporan internasion­al menyampaikan hal yang sama," tandas Nico.

Untuk diketahui, berdasar­kan laporan keuangan per Desember 2016, pendapatan INCO sebesar 584,14 juta dolar AS atau turun 26,03 persen dibandingkan dengan 2015 yang mencapai 789,74 juta dolar AS.

Sedangkan, beban pokok pendapatan turun menjadi 550,02 juta dolar AS dari 671,39 juta dolar AS. Alhasil, laba kotor pada 2016 sebesar 34,12 juta dolar AS atau turun 71,17 persen dari 2015 yang senilai 118,36 juta dolar AS.

Laba tahun berjalan ter­catat 1,91 juta dolar AS atau merosot 96,22 persen diband­ingkan laba tahun 2015 yang mencapai 50,50 juta dolar AS. Sedangkan jumlah aset ter­catat 2,25 miliar dolar AS atau turun dari 2,29 miliar dolar AS. Anjloknya laba perseroan tahun lalau dipengaruhi oleh anjloknya harga nikel. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya