Berita

Net

Nusantara

Kemendag Terjunkan Tim Pemantau Stabilitas Harga

RABU, 29 MARET 2017 | 04:12 WIB | LAPORAN:

Kementerian Perdagangan menurunkan tim pemantau harga ke lapangan, guna menjaga ketersediaan stok pangan di pasaran serta menstabilkan harga berbagai komoditas pangan pokok.

"Kita sudah turunkan tim ke lapangan. Tujuannya untuk mengawasi ketersediaan stok pangan kita, dan memantau pergerakan harga pangan di lapangan," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/3).

Dia menjelaskan, tim yang sudah diturunkan ke lapangan akan mengundang Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan daerah. Nantinya, secara bersama-sama membahas data stok pangan dan memantau pergerakan harga komoditas pangan di masing-masing daerah.


"Sehingga pemerintah pusat dapat mengantisipasi berapa jumlah stok yang ada di daerah-daerah dan apa yang daerah miliki. Sehingga dapat mengatur dan menjamin sarana distribusinya, dan pasokan pangan sampai cepat ke pasar dengan tetap menjaga stabilitas harga," jelas Enggar.

Ditambahkkanya, Kemendag bersama Kementerian Pertanian dan Kementerian Perhubungan sudah melakukan koordinasi dalam rangka mengatur jalur distribusi pangan, terutama ke Indonesia bagian timur.

"Untuk mengamankan pasokan pangan ini kita sudah lakukan langkah koordinasi yang baik lintas kementerian," tegas Enggar. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya