Berita

Herman Khaeron/Net

Politik

Demokrat: Nasib Petani Kendeng Bagian Tanggung Jawab Jokowi

MINGGU, 26 MARET 2017 | 16:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Semua urusan di negeri ini merupakan bagian dari tanggung jawab Presiden Joko Widodo sebagai seorang kepala negara. Untuk itu, Jokowi diminta untuk tidak lepas tangan atas kekisruhan yang terjadi akibat pembangunan pabrik semen di Kendeng, Rembang, Jawa Tengah.

"Urusan presiden adalah urusan seluruh Indonesia. Petani Kendeng adalah petani yang berada di sekitar kawasan hutan negara, dan petani berurusan dengan BUMN PT Semen Indonesia (Persero) yang juga urusan pusat," ujar politisi Demokrat Herman Khaeron dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/3).

Dijelaskan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI bahwa aksi yang dilakukan para petani Kendeng di Istana Negara merupakan bentuk ungkapan bahwa mereka belum mendapat keadilan dari negara.


Dalam proses pembangunan, memang selalu ada pro dan kontra. Untuk itu, agar masyarakat dapat mengetahui serta yakin bahwa proses pembangunan bermanfaat, maka konsultasi publik perlu dilakukan.

Terlebih, dalam kasus ini, hal itu penting dilakukan jika pemerintah masih menganggap penting masa depan pertanian negeri ini.

"Jika masa depan pangan masih dianggap penting, hormatilah profesi petani," tukasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya