Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Polisi Terus Buru Orangtua Yang Buang Bayinya Di Bekasi

MINGGU, 26 MARET 2017 | 05:34 WIB | LAPORAN:

Kepolisian Sektor Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat terus memburu orang tua penelantar bayi laki-laki yang ditemukan tewas di Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi.

Menurut Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari bayi malang itu sudah tidak bernyawa di depan sebuah toko di Bekasijaya pukul 07.00 WIB saat ditemukan oleh warga setempat.

"bayi malang itu diperkirakan baru dilahirkan. Ditemukan oleh seorang pejalan kaki bernama Syamsul (45) yang melintasi depan toko Panca yang menjual pakaian dan alat perkantoran,"kata Erna kepada wartawan, Sabtu (25/3)


Menurut informasi yang didapatkan dari beberapa saksi, awalnya mereka melihat ada keanehan di depan toko. Para saksi menduga itu hanyalah sebuah boneka, setelah didekati ternyata bayi.

"Menurut keterangan saksi, mayat tersebut diperkirakan dibuang pada dini hari, sebab pada Jumat (24/3) pukul 22.30 WIB, Syamsul masih melihat banyak orang di toko itu," kata Erna

Erna mengatakan, saat ditemukan bayi dalam kondisi tidak berpakaian dan masih memiliki ari-ari di perutnya dengan bercak darah. Bayi malang itu pun akhirnya dibawa kepolisian ke ruang mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat untuk diperiksa.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya