Berita

Saipul/net

Hukum

Digarap KPK Lima Jam, Saipul Jamil Ngambek

JUMAT, 24 MARET 2017 | 18:56 WIB | LAPORAN:

Penyanyi dangdut Saipul Jamil berlagak ngambek alias mutung saat ditanya pemeriksaanya yang berlangsung selama lima jam di gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bang Ipul begitu mantan suami penyanyi kontroversial Dewi Persik ini biasa disapa memilih puasa ngomong saat dicecar pewarta soal pemeriksaan kasus dugaan suap pengamanan perkara di Pengadilaan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut) yang menyeretnya menjadi tersangka. Ipul meminta awak media menanyakan persoalan tersebut kepada pengacaranya.

"Hari ini saya puasa ngomong jadi diwakili pengacara saya," cetus Ipul seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (24/3).


Pengacara Saipul, Tito Hananta menjelaskan pemeriksaan terhadap kliennya hanya sebatas pemeriksaan lanjutan. Menurutnya, jika tidak ada kendala, penyidikan kliennya bakal rampung pada Mei yang akan datang. Kliennya juga telah mengajukan Justice Collaborator atau saksi pelaku yang bekerjasama dengan penegak hukum. Kliennya juga telah siap duduk di kursi pengadilan Tipikor Jakarta pada Mei mendatang.

"Menurut penyidik Mei akan disidangkan, yang jelas bang Ipul kooperatif dan mempertimbangkan jadi Justice Collaborator," tegas Tito.

Untuk diketahui, Saipul Jamil ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 21 Desember 2016 lalu. Dalam kasus ini, Saipul Jamil bersama kakaknya Samsul Hidayatullah, pengacaranya Berthanatalia Ruruk Kariman, Kasman Sangaji, disangka menyuap bekas Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi.

Ketika diamankan, KPK menyita uang sebesar Rp250 juta dari tangan Rohadi yang didugaa diberikan Bertha Natalia. Sehari sebelum penangkapan ini, Hakim Pengadilan Jakarta Utara memvonis Saipul tiga tahun penjara. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa, tujuh tahun penjara dan denda Rp100 juta.[san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya