Berita

Adinda Yuanita/net

Hukum

Adinda: Saya Harap Masyarakat Awasi Penyelenggaraan Asian Games

JUMAT, 24 MARET 2017 | 18:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Penyidik Polda Metro Jaya terus menggarap perkara penyimpangan dana sosialisasi Asian Games 2018. Pekan ini, penyidik memanggil pihak Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk memberi keterangan seputar verifikasi hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Salah satu yang dipanggil kepolisian adalah Wakil Bendahara KOI, Adinda Yuanita. Dalam keterangan persnya, Adinda menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui banyak hal dalam perkara ini.

"Saat ada kegiatan-kegiatan terkait Asian Games, saya sedang cuti di KOI dan nama saya belum tertera dalam SK kepanitiaan Asian Games. Jadi tadi saya hanya membantu BPKP memberikan informasi perihal koridor dan aturan yang umum. Polisi, BPK dan BPKP telah bekerja dengan sangat baik," ujar Adinda dalam keterangan tertulis, Jumat (24/3).


Adinda mengatakan, baru bergabung di Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) pada Juni tahun 2016. Tapi, ia bersedia dipanggil kapanpun untuk memberi keterangan sesuai pengetahuannya untuk melengkapi berkas penyidikan.

"Saya berharap masyarakat ikut mengawasi penyelenggaraan Asian Games. Keinginan dan kepedulian bersama agar Indonesia menjadi tuan rumah yang sukses pasti menjadi semangat yang secara spontan ada di dalam hati setiap rakyat Indonesia,"  tutup mantan atlet berkuda nasional yang pernah meraih medali emas tiga kali beruntun di pentas SEA Games ini

Polisi sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018, masing-masing Sekjen KOI Dody Iswandi dan Bendahara Umum KOI Anjas Rivai, serta Agus Ikhwan, penyedia jasa kegiatan karnaval Sosialisasi Asian Games di Surabaya. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya