Berita

Eddy Soeparno/Net

Politik

PAN: Koalisi AHY-Sylvi Sudah Tutup Buku

KAMIS, 23 MARET 2017 | 02:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran dua Pilgub DKI keluar dari koridor koalisi pendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murnit dan koalisi partai pendukung pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno menjelaskan bahwa untuk koalisi partai pendukung AHY-Sylvi telah selesai secara otomatis. Koalisi ini bubar terhitung sejak pasangan tersebut kalah di putaran pertama.

"Jadi ini babak yang telah kita tutup bukunya," ujar Eddy saat ditemui di Kantor DPP PAN, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/3).


Sementara untuk koalisi partai pendukung pemerintah, Eddy berpendapat bahwa itu sebatas dukungan partai kepada kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah. Dukungan ini terpisah dengan sikap partai dalam menentukan sikap dukungan di pilkada.

"Kita mendukung kebijakan pemerintah, misalnya dalam legislasi di DPR maupun kebijakan pemerintah dalam sektor infrasrtuktur," ujarnya.

"Tapi ini (dukungan Anies-Sandi) terpisah dari status kita sebagai partai pendukung pemerintah," pungkasnya.

Adapun partai koalisi AHY-Sylvi memang tidak secara bulat menentukan arah dukungan pasca kalah di putaran pertama. Namun begitu, pentolan koalisi ini, yakni Partai Demokrat menyatakan sikap non blok.

Sementara koalisi partai pendukung pemerintah, mayoritas menyatakan dukungan kepada pasangan Ahok-Djarot. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya