Berita

Net

Hukum

Markus Waine Desak MK Beberkan Pencuri Dokumen

RABU, 22 MARET 2017 | 20:31 WIB | LAPORAN:

Calon bupati Kabupaten Dogiyai Markus Waine menilai terdapat pihak yang diuntungkan atas hilangnya dokumen permohonan gugatan sengketa pilkada yang diajukannya.

Menurut Markus, hilangnya dokumen bisa menghambat proses gugatan sengketa Pilkada Dogiyai. Terlebih, ada dugaan soal oknum yang diutus untuk menghambat proses persidangan gugatan sengketa Pilkada Dogiyai. Salah satunya dengan membayar oknum di Mahkamah Konstitusi untuk menghilangkan berkas laporan gugatan sengketa pilkada.

"Ada orang intervensi untuk memenangkan. Untuk mengamankan SK KPU Dogiyai dengan melakukan penyuapan atau gratifikasi kepada aparat sipil negara di MK, untuk menghilangkan atau mencuri permohonan awal surat kuasa dari permohonan kami," jelasnya kepada wartawan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta (Rabu, 22/3).


Markus menjelaskan, sejak persiapan pilkada hingga pelaksanaan, ada saja pihak yang menganjal agar dirinya bersama pasangan tidak lolos menjadi pemenang. Mulai dari proses pendistribusian surat suara yang tidak melibatkan pihaknya. Kemudian sikap tidak netral penyelenggara pilkada di Kabupaten Dogiyai.

Kemudian, panitia pengawas pemilu yang dinilai sengaja membiarkan proses pendistribusian logistik pilkada tanpa melibatkan pasangan calon yang berkontestasi. Selanjutnya, acara dukungan masyarakat di Distrik Sugikai Selatan kepada Markus pada 14 Februari 2017 yang dibubarkan secara paksa oleh Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, hingga penghilangan dokumen pengaduan gugatan sengketa di MK.

Markus menengarai upaya penghadangan dirinya dilakukan oleh kubu pendukung pasangan rival nomor urut satu Yakobus Dumupa-Oscar Makai.

"Pendukung nomor satu, informasi dari teman ke teman. Jadi buang bahasa (bilang) MK sudah kita amankan. Jadi semacam itu," bebernya.

Untuk itu, Markus berharap, insiden hilangnya dokumen di MK merupakan penutup dari rentetan peristiwa yang mengganjalnya dalam upaya mencari keadilan. Dia juga berharap MK membuka secara gamblang proses investigasi atas hilangnya dokumen permohonan gugatan sengketa Pilkada Dogiyai. Sebab, tidak menutup kemungkinan dalam rentang waktu hilangnya dokumen ada praktik jual beli dokumen.

"MK sudah jelaskan telah membentuk tim investigasi, dan sekarang sudah diserahkan ke polisi. Sekarang sampai mana proses kepolisian kami tunggu. Siapa-siapa yang mengambil, siapa yang datang untuk bayar, dan siapa yang minta," tegas Markus. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya