Berita

proyektil/net

Pertahanan

Polisi Selidiki Proyektil Yang Ditemukan Dalam Peristiwa Semanggi

RABU, 22 MARET 2017 | 18:43 WIB | LAPORAN:

Pihak kepolisian telah mengamankan peluru yang bersarang di tubuh Irenius Bransafsafubun (21). Korban penembakan Orang Tak Dikenal (OTD) pemuda tak dikenal di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat (Jakpus), Selasa (21/3) kemarin.

"Penyidik Polrestro Jakpus sudah ke rumah sakit dan kita amankan pelurunya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya, Rabu (22/3).

Namun, Argo belum dapat menjelaskan asal proyektil yang bersarang di tubuh korban. Mengingat, peluru tersebut perlu dikirimkan ke Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Polri untuk diteliti.


"Kita (polisi) belum periksakan (proyektil) ke labfor," terang alumni Akpol 1991 itu.

Argo mengatakan, penyidik juga tengah melacak jejak terduga pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu. Pasalnya, laporan saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih belum memberikan informasi ditel siapa pelaku dari penembakan tersebut.

"Sedang didalami Polres Jakpus. (Pelaku) Belum tahu. Karena dari laporan sementara hanya pandangan-pandangan siapa. Nanti akan kami dalami siapa-siapa saja," jamin Argo.

Hingga saat ini, polisi sudah memeriksa lima saksi dalam insiden penembakan itu. Namun, Argo belum berani berspekulasi terkait motif pelaku melancarkan aksi koboi tersebut.

Bahkan, saat disinggung apakah pelaku diduga dalam keadaan mabuk, Argo menyatakan hal itu masih didalami penyidik.

"Nanti kita periksa saksi saksi yang lain juga ya," pungkas Argo.

Seperti diketahui, kronologi penembakan itu bermula saat korban dan rekannya Sendi, Carlos, Rudi, Wawa, Fatur, dan Yanes, memesan minuman di Plaza Barat Senayan.

Mereka sempat berpapasan dengan terduga pelaku (OTD) dan saling tatap mata. Imbasnya, terjadi pertengakaran antara OTD dengan saksi Sendi dan Yanes. OTD sempat memukul saksi sebelum dibalas oleh keduanya.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, OTD itu pun memanggil temannya. Lalu, korban dan para saksi lari meninggalkan lokasi menggunakan mobil. Namun, OTD tersebut menggejarnya menggunakan sepeda motor ke arah Pintu 1 Senayan. Bahkan, masuk jalur cepat Jalan Sudirman ke arah Semanggi.

Puncaknya, OTD itu melepaskan tembakan sebanyak dua kali ke arah mobil korban. Begitu juga, ketika mobil korban putar balik di Bundaran Hotel Indonesia (HI) arah Semanggi, OTD kembali melepaskan tembakan sebanyak satu kali. Akibatnya, korban mengalami luka tembak di bagian punggung dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, Jakarta Pusat.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya