Berita

Arief/net

Hukum

Mengaku Malu dan Geram, Ketua MK Langsung Pecat Empat Bawahannya

RABU, 22 MARET 2017 | 14:31 WIB | LAPORAN:

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat akhirnya angkat bicara terkait kasus pencurian berkas Pilkada Kabupaten Dogiyai. Dia pun mengklaim langsung memecat empat pegawai institusi MK yang terlibat dalam hilangnya berkas tersebut.

"Penyelidikan internal sudah selesai. Orang-orang yang terlibat di dalam pencurian satu ekslempar (Pilkada Dogiyai) sudah kita sikat, sudah kita pecat!" ujar Arief dalam konferensi pers di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (22/3)

Arief mengatakan dari hasil pemeriksaan internal MK, pencurian berkas Dogiyai melibatkan empat orang pegawai MK. Empat orang ini kata Arief sudah terlibat secara nyata.


"Oleh karena itu Sekjen memecat empat orang ini, yang dua di antaranya satpam. Mereka ini yang terlihat CCTV adalah satpam senior, yang sejak awal ada di MK. Kemudian kedua satpam ini, tugasnya memang mengamankan di situ (ruang penyimpanan berkas), tetapi dia yang mengambil satu dokumen itu. Kemudian yang berikutnya PNS yang namanya Sukirno dan kemudian berikutnya pangkatnya lebih tinggi dia Kasubag Humas, pejabat eselon empat namanya Rudi Harianto," beber Arief

Arief mengaku malu atas tingkah laku dari pegawainnya. Pasalnya belum juga kasus hakim MK Patrialis Akbar selesai, kini sudah ada masalah baru yang juga melibatkan pegawai MK.

"Kita malu. Pejabat (dua pns) sudah kita sikat semua itu. ini penyakit yang ada di MK harus kita bersihkan,"kata Arief

Selain dari sisi administrasi pihaknya sudah melaporkan hal ini kepada Polda Metro Jaya yang ditangani reskrim.

"Jadi nanti secara adminisrtasi dapat sanksi, nanti secara pidana akan diproses lebih lanjut oleh kepolisian,"demikian Arief.[san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya