Berita

Foto/Net

Hukum

Lagi, Kantor Susi Tangkap 17 Kapal Maling Ikan

RABU, 22 MARET 2017 | 09:05 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejauh ini bisa dinilai konsisten da­lam penegakan hukum terhadap pelanggaran di lautan. Kemarin, kementerian yang dipimpin Susi Pudjiastuti terse­but kembali merilis tangkapan barunya.

Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Eko Djalmo Asmadi mengungkapkan, baru-baru ini, kapal pengawas (KP) me­nangkap 17 kapal.

"17 kapal itu berbendara Vietnam dan Filipina. Mereka ditangkap karena melaku­kan penangkapan ikan secara ilegal," ungkap Eko kepada wartawan di Jakarta, kemarin.


Eko menuturkan, pelang­garan yang dilakukan 17 kapal tersebut rata-rata sama. Yak­ni, melakukan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI), tidak memiliki dokumen yang sah, dan menggunakan alat tangkap terlarang pair trawl.

Dia merincikan, 17 kapal tersebut diamankan oleh 4 KP berbeda di dua wilayah yakni perairan Natuna, Kepulauan Riau, dan perairan Sulawesi Utara.

Keempat KP tersebut yaitu, pertama KP Hiu 12. Kapal ini berhasil menangkap 5 kapal motor (KM) pencuri ikan ber­bendera Vietnam di perairan Natuna, Kepulauan Riau, pada Minggu (12/03). Kelima KM tersebut memiliki bobot mua­tan (gross tonnage/GT) yang berbeda. Dari kelima kapal, petugas mengamankan 44 anak buah kapal (ABK) berkewar­ganegaraan Vietnam.

Kedua, KP Orca 01. Kapal ini berhasil menangkap 2 ka­pal ikan berbendara Vietnam di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) Natuna, Kepulauan Riau, pada Senen (13/3). Kedua kapal tersebut KMBV 4393 TS bermuatan 70 GT, dan KM93157 TS bermuatan 131 GT. Dari dua kapal tersebut, aparat menga­mankan 13 ABK berkewar­ganegaraan Vietnam. Ketiga, KP Hiu Macan Tutul 02 ber­hasil menangkap 6 kapal ikan Vietnam.

"Dari salah satu kapal, petu­gas sempat dikelabui. Karena, kapal memakai nama Indone­sia (KMABADI). Itu dilaku­kan untuk menghindari pe­meriksaan. Dari penangkapan ini, ada 57 ABK diamankan," terang Eko.

Dan keempat, KP Hiu Ma­can 03 berhasil menangkap 4 kapal ikan berbendera Filipina pada Jumat (17/3). Dari keem­pat kapal itu, petugas menga­mankan 17 ABK berkewar­ganegaraan Filipina.

Eko menambahkan, semua kapal-kapal pencuri ikan terse­but telah diamankan di Kantor KKP di dekat wilayah ter­jadinya kejadian. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya