Berita

Menpora: Kekalahan Lawan Myanmar Jadi Evaluasi Berbenah

RABU, 22 MARET 2017 | 01:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Timnas Indonesia U-22 harus mengakui kehebatan Myanmar dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (22/3) sore. Dalam laga tersebut, timnas ditekuk 1-3.

Namun begitu Menpora Imam Nahrawi tidak kecewa dengan hasil tersebut. Justru menteri asal Bangkalan, Madura itu memotivasi Evan Dimas dkk untuk tetap bersemangat.

Suntikan semangat terlihat ketika Menpora bersama Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyalami para pemain baik sebelum bertanding atau selesai pertandingan.


"Ayo tidak apa-apa, kalian harus terus semangat," kata Menpora sambil menjabat tangan kapten tim Evan Dimas.

Menpora berharap kekalahan ini menjadi evaluasi untuk berbenah .

Penggawa Timnas U-22 secara permainan sebenarnya lebih mendominasi. Namun sayang dewi fortuna belum berpihak da mengharuskan debut perdana pelatih asal Spanyol Luis Milla diisi kekalahan.

Indonesia sempat unggul di menit 33 melalui Nur Hardianto. Namun lengahnya koordinasi lini belakang berhasil dimanfaatkan pemain Myanmar, Mg MG Lwin untuk menyamakan kedudukan pada menit 36.

Pada babak kedua Luis Milla menyuntikkan darah segar dengan memasukkan pemain yang baru saja naturalisasi Ezra Walian dan pemain yang mencuat di U-19 Evan Dimas Darmono menggantikan Nur Hardianto dan Gian Zola.

Indonesia belum banyak berubah sebaliknya serangan Myanmar mengancam dan terjadi pelanggaran dalam kotak penalti yang dilakukan Bagas Adi terhadap Kyaw Ko Ko, eksekusi penalti pada menit 74 oleh Kyaw Ko Ko mengubah kedudukan menjadi 1-2. Saat memasuki injury time Myanmar menambah lagi pundi golnya oleh pemain pengganti Si Thu Aung. Kedudukan akhir 1-3 untuk kemenangan Myanmar. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya