Berita

Foto: PWI

Dunia

Dubes Korea Selatan: PWI Berperan Besar dalam Demokrasi Indonesia

SELASA, 21 MARET 2017 | 23:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dutabesar Republik Korea Cho Taiyoung mengundang pimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam sebuah jamuan makan malam di kediaman dinas Dubes Korea Selatan di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta (21/3).

Dubes Cho mengatakan jamuan makan malam digelar untuk mempererat hubungan Kedubes dengan komunitas pers nasional.

"Saat saya masih menjabat sebagai Jurubicara Kementerian Luar Negeri Republik Korea, beberapa dari Anda bertemu saya di Seoul. Dan hanya sebulan setelah saya bertugas di Indonesia, salah satu kunjungan pertama saya adalah ke kantor PWI, karena saya tahu PWI memiliki peranan besar dalam proses informasi dan demokrasi Indonesia," ujar Dubes Cho yang sudah hampir tiga tahun bertugas di Indonesia.


Pada bulan November 2013, delegasi yang berkunjung ke Seoul atas undangan Asosiasi Wartawan Korea (JAK) sempat menggelar pertemuan dengan Cho Taiyoung. Saat itu dia masih menjabat sebagai Jurubicara Kemlu Korea. Di bulan Mei 2014 Dubes Cho mulai bertugas di Jakarta, dan di bulan Juni berkunjung ke kantor PWI di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.

Hadir dalam jamuan makan malam tersebut Ketua Dewan Kehormatan Ilham Bintang, Sekretaris Dewan Kehormatan Wina Armada Sukardi, dan angota Dewan Kehormatan Ishadi SK, juga Ketua bidang Organisasi Sasongko Tedjo, Ketua bidang Daerah Atal S. Depari, Ketua bidang Luar Negeri Teguh Santosa, dan Bendahara Muhammad Ihsan.

Direktur Konfederasi Wartawan ASEAN (CAJ) Bob Iskandar, Ketua PWI Banten Firdaus dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumbar Basril Basyar juga hadir dalam jamuan makan malam yang diselingi nyanyi bersama itu.

Sementara Dubes Cho didampingi dua diplomat Republik Korea yakni Minister Counselor Park Jaekyung dan Minister Jeon Joyoung.

Dubes Cho juga mengucapkan terimakasih karena diundang pada Hari Pers Nasional (HPN) 2017 di Ambon, Maluku, bulan Februari lalu. Dia mengatakan, dari skala acara puncak dia dapat menyimpulkan betapa pentingnya HPN tidak hanya bagi komunitas pers, tetapi juga bagi proses demokrasi di Indonesia.

"Mulai dari Presiden, menteri-menteri, Panglima TNI dan Kapolri dan kepala daerah serta korps diplomat yang hadir, saya bisa simpulkan bahwa masyarakat Indonesia memandang tinggi peranan pers dan percaya bahwa pers merupakan tonggak penting demokrasi Indonesia," ujarnya lagi. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya