Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Asian Games Akan Buat Transaksi Ekonomi Sumsel Lebih Hidup

SELASA, 21 MARET 2017 | 13:58 WIB | LAPORAN:

Terpilihnya Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018, akan semakin membuat hidup transaksi ekonomi di daerah tersebut.

"Intinya bahwa sebuah event olahraga tentu banyak dikunjungi orang. Selain atlet, official, penonton dari negara lain, termasuk masyarakat dalam negeri. Olahraga kan tontonan menarik," papar anggota Komisi Olahraga DPR, Dadang Rusdiana saat dihubungi.

Dari kunjungan orang banyak itulah akan tercipta sebuah transaksi ekonomi.  


Hal baiknya, menurut dia, dalam jangka panjang tentu orang semakin mengenal Indonesia, khususnya Sumsel dengan baik, termasuk destinasi wisata maupun belanjanya

Penyelenggaran Asian Games ini sendiri, lanjut Dadang, juga dapat menjadi bagian promosi Sumsel kepada dunia. Sebab,  bagaimanapun juga olahraga dan promosi wisata termasuk sesuatu yang sinergis.

"Tinggal bagaimana pemda (Pemerintah Daerah) sumsel bisa menjadi penyelenggara yang baik sekaligus bisa mempromosikan potensi wisatanya," tutur dia.

Ia percaya dengan pengalaman yang dipunyai sebagai tuan rumah Sea Games, Sumsel  juga mampu menyelenggarakan cabang olaharaga lebih banyak dari yang diberikan pemerintah saat ini untuk Asian Games nanti.

"Makanya tidak masalah mau berapa pun cabor yang menjadi bagian sumsel. Asal kan semuanya tentu didasarkan pada venue menurut standar yang telah ditetapkan," pungkas Politikus Hanura tersebut.

Sekedar Informasi, Asian Games 2018 akan diselenggarakan di Indonesia. Jakarta dan Sumsel akan menjadi tuan rumah dari acara olahraga terbesar se Asia tersebut.

Asian Games sendiri nanti akan mempertandingan 42 cabang olahraga, dengan total 10 untuk Sumatera Selatan dan 32 untuk Jakarta.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya