Berita

Pertahanan

Durhaka, Ibu Dianiaya Anak Cuma Gara-gara Duit Jajan Kurang

SELASA, 21 MARET 2017 | 01:05 WIB | LAPORAN:

Kisah Malin Kundang tidak hanya ada dalam cerita anak saja. Kejadian nyata menyerupai cerita tersebut dilakoni Vernando Brando Sihaloho (37).

Warga Jalan Swasembada Barat III No 37 RT 013/009, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) itu, nekat menganiaya ibu kandungnya Tiamba Sitinjak, hanya karena persoalan sepele.

"Alasannya karena tidak diberi uang sesuai permintaan," kata Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Yuldi Yusman, Senin (20/3).


Penganiayaan tersebut bermula saat Vernando meminta uang sebesar Rp 300 ribu kepada ibunya. Namun, karena ibunya tidak memiliki banyak uang, tersangka pun hanya diberikan Rp 150 ribu.

Bukannya bersyukur, Vernando malah tidak terima dan marah-marah.

Tak hanya itu, tersangka juga nekat mendorong ibunya ke tembok hingga mengalami luka sobek sepuluh jahitan di bagian dahi. Usai melakukan aksi tidak terpuji itu, Vernando mengambil Rp 150 ribu dan meninggalkan ibunya yang sedang terluka.

Saat ini, tersangka telah diamankan di ruang tahanan Polrestro Jakut. Penahanan dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan dan menetapkannya sebagai tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Jika terbukti bersalah, tersangka terancam pidana penjara selama lima tahun.

"Berkas perkara tahap satu sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Sekarang lagi nunggu (hasil pemeriksaan berkas perkara) dari kejaksaan," pungkas Yuldi. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya