Berita

syahrini/net

Hukum

Nama Penyanyi Syahrini Disebut-sebut Punya Masalah Pajak

SENIN, 20 MARET 2017 | 19:54 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan berkas wajib pajak yang bermasalah saat pengeledahan kediaman Handang Soekarno selaku Kasubdit Bukti Permulaan Pajak Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak beberapa waktu lalu.

Sejumlah dokumen wajib pajak yang bermasalah itu ternyata menyempil nama artis kondang Syahrini.

Hal ini terungkap saat Handang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara suap pajak PT E.K Prima Ekspor Indonesia (PT EK Prima) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (20/3).


Awalnya Jaksa KPK memperlihatkan nota dinas Nomor ND 136 TA/PJ.051/2016 yang sifatnya sangat segera. Nota itu mengenai pemberitahuan informasi tertulis mengenai jumlah pajak yang tidak atau kurang dibayar atau yang tidak seharusnya dibayarkan.

"Ini di tas saudara. Bisa jelaskan terkait apa? Ada nodis (Nota Dinas). Disini atas pemeriksaan bukti permulaan Syahrini?," tanya Jaksa KPK Asri Irawan kepada Handang.

Jaksa kemudian menanyakan apakah Syahrini yang ada dalam dokumen merupakan artis beken. Handang pun mengamini pertanyaan Jaksa.

"Ini Sayhrini yang artis," jawab Handang

Menurut Jaksa fakta persidangan terkait dugaan mengenai pengamanan pajak Artis Syahrini bakal menjadi bukti awaldalam membuka penyelidikan.

"Diduga ada penyelewengan pajak, adanya nama-nama tadi akan didalami kaitannya dengan wajib pajak," ungkap M. Takdir Suhan usai persidangan.

Diketahui, pada 22 hingga 23 November 2016 lalu, KPK melakukan serangkaian pengeledahan disejumlah tempat. Salah satunya rumah dan kamar kos  Handang yang berada tak jauh dari kantornya. Dari penggeledahan tersebut, penyidik KPK melakukan penyitaan sejumlah dokumen surat tagihan pajak (STP).[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya