Berita

Boy Rafli Amar

Pertahanan

Polisi Tangkap Enam Terduga Pelaku Penyandera WNA Asal Malaysia, Dua Dilepas

SENIN, 20 MARET 2017 | 14:44 WIB | LAPORAN:

Empat dari enam terduga pelaku penculikan Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, Ling Ling, diamankan polisi. Mereka adalah Warga Negera Indonesia (WNI) berinisial P, S, A, B, D, dan H.

"Dua dari mereka, A dan B, dibebaskan karena terbukti tidak terlibat," kata Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar dikantornya, Senin (20/3) siang.

Para teduga pelaku itu, terang Boy, ditangkap satuan tugas (Satgas) Bareskrim Polri gabungan Kepolisian Malaysia.


Mereka diamankan dari persembunyiannya, di salah satu rumah, daerah terpencil Tamiyang, Bumiaji, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (19/3) sekira pukul 05.00 WIB.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyelamatkan korban Ling Ling dalam keadaan sehat.

Pihak kepolisian menduga, ada aktor intelektual WNA asal Malaysia bernama Wak Lan, dibalik aksi penculikan oleh WNI tersebut. Hingga saat ini, aparat kepolisian dari kedua negara masih terua melacak keberadaan Wak Lan yang masih buron.

"Kami (polisi) terus mencari keterlibatan pihak lain dan juga terus mencari Wak Lan," pungkas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Untuk diketahui Ling Ling diculik dari kediamannya di Malaysia, 21 Februari 2017 lalu.

Saat itu, korban dilarikan dari Malaysia ke Batam menggunakan speed boad sewaan. Para penculik sempat meminta uang tebusan sebesar 5 juta SGD kepada suami korban. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya