Berita

Foto: RMOL

Pertahanan

Imigrasi: Syarat Deposit Rp 25 Juta Untuk Pemohon Paspor Bersifat Internal

SENIN, 20 MARET 2017 | 13:12 WIB | LAPORAN:

Syarat deposit Rp 25 juta dalam proses pengajuan pembuatan paspor tak berlaku untuk semua pemohon.

Aturan syarat tambahan tersebut mengacu pada surat edaran Dirjen Imigrasi tertanggal 6 Maret 2017. Hanya, dalam surat edaran tak tertulis langsung angka Rp 25 juta. Nilai tersebut hanya imbauan untuk petugas dan bersifat internal.

"Nominal Rp 25 juta ini tadinya hanya untuk para pemohon yang akan membuat paspor wisata. Karena untuk pemohon dengan tujuan lain sudah ada persyaratan tambahannya, dan ini adalah untuk syarat tambahan pemohon paspor wisata. Namun sifatnya hanya internal saja," ujar Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno kepada wartawan, Senin (20/3).


Deposit Rp 25 juta ini sebenarnya sempat menimbul pro dan kontra, karena nominalnya dinilai besar. Agung Sampurno menjelaskan, syarat Rp 25 juta sendiri dikenakan semata-mata untuk melindungi WNI yang akan berwisata ke luar negeri.

Pemohon paspor tanpa data atau dokumen yang valid dan meragukan bisa diwawancara lebih jauh oleh petugas. Ujungnya, bisa saja pemohon tersebut kemudian dikenai syarat tambahan berupa harus adanya rekening koran Rp 25 juta.

"Saat proses wawancara akan dilakukan dengan lebih mendalam, berkaitan dengan profiling, gesture untuk meyakinkan petugas bahwa pemohon tidak terindikasi akan menjadi tenaga kerja non-prosedural," terang Agung.[wid]



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya