Berita

Probosutedjo/Net

Politik

Diluruskan, Probosutedjo Tidak Dukung Ahok

MINGGU, 19 MARET 2017 | 17:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kunjungan calon petahana gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke kediamanan adik almarhum Presiden RI kedua Soeharto, Probosutedjo, pada Rabu (15/3) telah memunculkan opini liar di publik.

Salah satu opini yang muncul adalah Probosutedjo menyatakan dukungan kepada Ahok di putaran kedua Pilgub DKI.  

Namun begitu, orang dekat keluarga Soeharto, Brigjen Pol (Purn) Anton T Digdoyo membantah kabar soal dukungan tersebut.


"Tidak benar Pak Probo dukung Ahok, apalagi keluarga besar Cendana," jelas Anton Digdoyo yang kini banyak dipercaya memimpin berbagai organisasi sosial tersebut kepada redaksi, Minggu (19/3).

Anton mengaku sudah mengonfirmasi perihal tersebut ke Probosutedjo. Probosutedjo, kata Anton, mengaku tidak bisa menolak permintaan Ahok untuk berkunjung ke kediamannya.

"Kata beliau, 'sebagai orang Jawa mosok saya tolak? Saya justru banyak menasehati Ahok dengan perilaku dan sikapnya selama ini yang jauh dengan rakyat kecil. Di Indonesia bahkan dimana pun akan ditinggal rakyat jika menjauh dari rakyat  kecil'," ujar Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu menirukan perkataan Probosutedjo.

Sementara untuk dukungan di Pilgub DKI, Probosutedjo dengan tegas menyetakan tegak lurus dengan keluarga besar Cendana.

"Pak Probo tegas selalu satu kata satu hati apapun pilihan keluarga besar Cendana," ujar pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Adapun keluarga Cendana, lanjut Anton, telah menyatakan untuk mendukung pasangan Anies-Sandi.

"Mbak Titiek Soeharto yang saya hubungi siang tadi dengan tegas menjawab 'apa Mas Anton kurang jelas dengan acara Doa dan Dzikir di Masjid At Tin 11 Maret yang lalu? Kita undang Anies-Sandi," ujar Anton menirukan omongan Titiek. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya