Berita

Foto/Net

Pertahanan

Langkah Polda Sumsel Antisipasi Serangan Teroris Di Asian Games 2018

SABTU, 18 MARET 2017 | 01:36 WIB | LAPORAN:

Langkah preventif dilakukan institusi keamanan jelang perhelatan Asean Games di Sumatera Selatan (Sumsel), tahun 2018 mendatang.

Khususnya, terkait antisipasi ancaman teroris terhadap tamu VVIP di ajang internasional tersebut.

"Polda Sumsel mempersiapkan maksimal dalam rangka persiapkan dan antisipasi keamanan. Seperti ancaman teroris," ujar Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto lewat siaran persnya, Jumat (17/3).


Salah satunya lewat ajang Safety Riding and Driving Escape VVIP/VIP Course 2017. Totalnya, 148 driver dari TNI, Polri, dan institusi terkait lainnya memperagakan berbagai atraksi dan parade cara berkendara yang baik dan benar.

"Driver membutuhkan kemampuan keterampilan escape dari aksi teror. Terutama, saat para pengemudi sedang melayani para tamu VVIP/VIP," papar teman seangkatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Akpol itu.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyambut baik persiapan yang dilaksanakan oleh pihak Polda Sumsel dalam menyukseskan Asean Games 2018.

Alex berharap kegiatan tersebut juga dapat diaplikasikan terhadap para sopir angkutan kota (angkot).

"Saya rasa, sopir angkot juga perlu kegiatan seperti itu. Agar mereka menjadi tertib dan selalu menjaga keselamatan penumpang di jalan," timpal Alex.

Dalam kegiatan tersebut, aparat melakukan simulasi menyelematkan rombongan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin yang disergap oleh pengganggu keamanan.

Anggota keamanan dari kendaraan bermotor (ranmor) roda empat (R4) melakukan pengejaran terhadap perusuh. Hingga perusuh berhasil dilumpuhkan dan diamankan. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya