Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Gerindra: Spanduk Sara Di Kramat Jati Bukan Dari Kami

KAMIS, 16 MARET 2017 | 09:28 WIB | LAPORAN:

Spanduk bernuansa Sara yang dipasang di Mushola saat Anies-Sandi berkampanye di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur bukan milik Anies-Sandi.

Begitu tegas tim sukses pasangan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno, Andre Rosiade kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/2) pagi.

"Menurut saya, itu bukan dari tim kami. Kami konsisten untuk tidak membawa isu Sara sesuai dengan surat terbuka dari Pak Anies pada 11 Maret 2017," jawab Wasekjen DPP Gerindra itu.


Andre menduga, spanduk kemungkinan berasal dari inisiatif warga. Bisa juga, lanjutnya, sengaja dibuat dari pihak-pihak pendukung Ahok-Djarot.

"Kemungkinan spanduk ini berasal dari inisiatif masyarakat sendiri atau dari pihak yang mendukung paslon petahana," pungkasnya.

Sebuah spanduk di tempat ibadah yang terletak di Jalan Raya Tengah, Gang Musolah, RT 04 RW 09 Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur sempat menyita perhatian, .

Ini lantaran spanduk itu bertuliskan kampanye berbau Sara yang diduga mendiskreditkan calon tertentu. Adapun tulisan dalam spanduk itu adalah 'KJP, KJS, dan PPSU (Pasukan Orange) menggunakan APBD. Siapapun Gubernurnya KJP, KJS dan PPSU tetap ada dan pasti dilanjutkan. Ayo Kita Menangkan Calon Gubernur Muslim Untuk Jakarta'.

Sementara pada bagian bawah spanduk tertera tulisan 'Maju Kotanya Bahagia Warganya'.

Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sempat melewati jalur mushola ini saat berkampanye di Kramat Jati kemarin. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya