Berita

Net

Hukum

Bongkar Korupsi Alat Peraga Di Kemenpora Hingga Tuntas!

RABU, 15 MARET 2017 | 21:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kejaksaan Agung didesak untuk segera membongkar kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga olahraga di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Bongkar kasusnya hingga tuntas. Pihak-pihak yang diduga terlibat harus segera ditahan, baik pejabat maupun pengusahanya," ujar Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni kepada redaksi, Rabu (15/3).

Kejagung, sebut dia, harus segera meminta keterangan Menpora Imam Nahrawi. Pengadaan alat peraga olahraga untuk disalurkan ke 1.400 sekolah di Indonesia menggunakan anggaran tahun 2016 senilai Rp 73 miliar. Proyek dimenangkan dan dijalankan PT. Aliyah Sukses Makmur. Diduga kuat menpora mengetahui alur proyek tersebut.


"Kasus ini harus segera dibongkar mengingat Kemenpora juga pernah digoyang oleh korupsi Hambalang. Jangan sampai ada kesan Kemenpora sarangnya para koruptor, di mana proyek-proyeknya mudah sekali dikorup," katanya.

Selain itu, masih kata Sya'roni, proyek pengadaan alat peraga olahraga merupakan proyek yang sangat penting sebagai upaya menaikkan marwah bangsa Indonesia di pentas dunia. Apalagi semenjak reformasi, prestasi olahraga kita terus merosot.

"Sehingga kalau ada pihak yang sengaja mengkorup proyek tersebut, itu sama artinya menghendaki prestasi olahraga kita terus terpuruk. Untuk orang yang demikian wajib dikenakan hukuman yang sangat berat," imbuh dia.

Tak lupa dia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi terhadap penanganan kasus tersebut oleh Kejagung. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga terjadinya intervensi terutama dari tangan-tangan kekuasaan.

"Supervisi oleh KPK sebagai langkah preventif menangkal terjadinya upaya-upaya penggembosan terhadap kasus ini," tukas Sya'roni. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya