Berita

OSO (depan)

Politik

Dimotori OSO, Deparpolisasi Di DPD RI Disayangkan

SENIN, 13 MARET 2017 | 01:33 WIB | LAPORAN:

Banyaknya anggota Dewan Perwakilan Daerah RI yang bergabung ke partai politik disayangkan. Karena DPD sejatinya tidak boleh diisi perwakilan dari partai politik.

"Terjadi parpolisasi di DPD. Padahal secara ideal itu tidak boleh," kata peneliti Komite Pemantau Legislatif, Syamsudin Alimsyah, dalam diskusi di Bakoel Coffie, Cikini, Jakarta, Minggu, (12/3).

Dia mengingatkan semangat pembentukan DPD itu sederhana. Yakni sebelum masa reformasi ada ancaman serius, ancaman disintegrasi. Karena ketidakseimbangan perlakuan pemerintah pusat kepada daerah.


Maka akhirnya dibentuk DPD untuk mengakselerasi kepentingan daerah.

"DPD sebagai jembatan untuk urusan yang susah di tembus ke pusat. Tapi kalau orang di DPD asalnya sama dengan di DPR, maka akan jadi problem," ucapnya.

Implikasi lainnya, jika DPD dihuni oleh orang-orang parpol, mandat orang daerah kepada DPD tidak akan berjalan optimal. Karena perwakilan di DPD akan memiliki sudut pandang sama seperti politisi parpol.

Akibatnya, semakin tidak ada kontrol di parlemen. Parlemen akan memiliki kekuatan absolut dan penyalahgunaan anggaran atau bagi-bagi kue anggaran akan semakin besar peluangnya.

"Karena DPD lemah, kekuatan absolut berada di parlemen," tukasnya.

Sebelumnya Wakil Ketua MPR dari unsur DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) telah terpilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Hanura. Disebutkan setidaknya ada 70 anggota DPD yang ikut bergabung, dan 27 orang di antaranya masuk menjadi pengurus. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya