Berita

Politik

Dukung Ahok-Djarot, Bekas Pengurus Gerindra Terancam Pidana

MINGGU, 12 MARET 2017 | 17:55 WIB | LAPORAN:

Deklarasi eks pengurus ranting Gerindra Duren Sawit, Duren Sawit, Jakarta Timur, Achmad Hidayat dan Maulana Yusuf untuk mendukung pasangan calon Ahok-Djarot, membuat gerah partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur, Adi Kurnia Setiadi mengatakan bahwa deklarasi tersebut telah menyalahi prosedur.

"Mereka (Achmad dan Maulana) mengaku sebagai pengurus ranting Partai Gerindra. Serta menggunakan atribut partai dan lambang Gerindra. Padahal mereka sudah tidak lagi pengurus," kata Adi di kantornya, Minggu (12/3).


Insiden tersebut akan dilaporkan ke pihak Bawaslu sebagai pelanggaran administratif. Selain itu, pihak Gerindra menilai kasus tersebut juga telah memenuhi unsur-unsur pidana. Khususnya, indikasi tindak pidana provokasi terhadap relawan Anies-Sandi lainnya.

"Kami akan melakukan upaya hukum. Nanti tim dari advokasi partai yang akan menindaklanjuti," tegas pria yang menjabat Bendahara Umum DPP Himpunan Advokat Muda Indonesia itu.

Sebelumnya, Achmad dan Maulana, mendeklarasikan diri terkait dukungan kepada Ahok-Djarot di Restoran Nay Jalan Laut Arafuru, Duren Sawit, Sabtu (11/3) sore.

Saat itu, kedua eks pengurus ranting partai Gerindra itu, diminta secara simbolis melepaskan seragam putih berlogo partai Gerindra. Lalu, keduanya dikenakan kemeja kotak-kotak khas relawan pendukung Ahok-Djarot.

"Sangat disayangkan mereka berdua telah mencatut atribut dan membawa nama partai Gerindra. Itu sudah memecah belah partai politik dan provokasi. Serta mempengaruhi psikologis para pemilih Paslon nomor tiga," papar Adi.

Pihak Gerindra juga sangat menyesalkan tindakan oknum partai PDIP yang memanfaatkan kedua orang mantan pengurus ranting tersebut untuk kepentingan politik tidak sehat.

Ditemui terpisah, Achmad mengaku dirinya dijebak dan dijanjikan sejumlah uang dan program oleh pihak PDIP. Rencananya, usai deklarasi itu, keduanya diminta menemui salah satu pengurus PDIP terkait iming-iming uang yang dijanjikan.

"Saya menyesal, karena telah dijebak untuk melakukan deklarasi atas nama pengurus ranting Kecamatan Duren Sawit Partai Gerindra Jakarta Timur. Ada pengurus partai (PDIP) janjikan program, tapi belum tahu program apa. Selasa (14/3) nanti, disuruh ketemu untuk menerima sejumlah uang," ungkap Achmad.

Terkait status kedua oknum itu di Gerindra, pihak partai telah memberhentikan Achmad dari jabatannya sebagai Ketua Ranting Partai Gerindra Kelurahan Duren Sawit, 18 Februari 2017 lalu. Dua hari kemudian, Maulana juga telah diberhentikan sebagai anggota pengurus ranting yang sama. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya