Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah Usul DPR Bikin Angket Kasus E-KTP

JUMAT, 10 MARET 2017 | 20:18 WIB | LAPORAN:

RMOL. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah seakan tak percaya dengan pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang ada beberapa anggota DPR RI yang telah mengembalikan sejumlah uang hasil bagi-bagi dana proyek pengadaan KTP berbasis elektronik.

"Nah itu dia, coba dicek siapa yang mengembalikan. Ini ada cerita yang sudah masuk di imaginasi nya anda tapi nggak bener," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (10/3).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyesalkan sikap KPK yang mengumumkan itu ke ruang publik. Terlebih, ada banyak politisi yang disebut namanya, padahal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sendiri sama sekali belum melakukan audit terkait itu.


Dia kemudian, menganalogikan apa yang dilakukan KPK saat ini dengan kasus korupsi dagang sapi yang menimpa mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Ada banyak politisi yang namanya disebut tapi hanya LHI yang di bui. Nama-nama para politisi yang sudah beredar di ruang publik itu namun tak terbukti bersalah pun dinilainya sudah kadung rusak.

"Nah ini yang saya bilang Kenapa mengirim persoalan ini di ruang publik kan sayang dong keluarga orang namanya hancur kan belum tentu padahal kan sudah saya bilang kan ada ribuan orang tokoh partai mondar-mandir namanya disebut tapi cuma satu orang yang jadi tersangka seperti di kasus LHI yang lain terus di mana udah ancur namanya," sesalnya.

Fahri mengaku, dirinya curiga ada pihak-pihak yang sengaja menyelundupkan keterangan-keterangan tertentu ke dalam lembaran negara yang kemudian di bawa ke ruang sidang. Keterangan yang sudsh masuk ke ruang sidang itu, menurutnya, jadi sumber kepusingan bangsa ini secara nasional. Untuk itu, Fahri mengajak semua fraksi di DPR untuk sepakat menggunakan hak angket.

"Saya malah kepikiran ya Kalau yang kayak begini begini ini ini sebaiknya diangketkan saja sebab DPR punya kepentingan dong meperbaiki namanya.  saya kalau ada teman-teman dari fraksi-fraksi lain ada ya udah ayo kita sama-sama investigasi menyeluruh deh proses Penyelidikan dan semuanya panggilan aja. Bagaimana itu orang terima uang periksa dong beneran," tegasnya. [sam]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya