Berita

Teguh Juwarno/net

Politik

Teguh Juwarno Disebut Terima Duit, Ketum PAN Dukung KPK

JUMAT, 10 MARET 2017 | 18:51 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, memastikan partainya tidak akan menentang kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus E-KTP. Meskipun, kasus itu menyeret nama kader PAN.

Yang dimaksud adalah Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Teguh Juwarno. Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa KPK di Pengadilan Tipikor kemarin, pria yang menjabat Ketua DPP PAN itu diduga menerima aliran dana 100.000 dolar AS dari korupsi proyek pengadaan KTP berbasis elektronik itu.

Zulkifli Hasan tidak mau berspekulasi soal dugaan keterlibatan Teguh. Namun, dia memastikan bahwa PAN secara kelembagaan akan mendukung penuh KPK memberangus korupsi.


"Saya sudah bilang berkali-kali ya, tuntaskan. Ini ujian bagi Indonesia dan bagi KPK. Apakah bisa menuntaskan apa yang dibicarakan banyak orang, skandal mega korupsi ini," tegas politikus yang menjabat Ketua MPR ini, di Bukit Duri, Jakarta Timur, Jumat (10/3).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Zulhas ini mengakui bahwa ia sudah memanggil Teguh Juwarno beberapa hari sebelum sidang digelar. Namun, dia enggan menjelaskan apa isi dari pertemuan itu.

"Semua kan sudah dipanggil. Jadi kalau nanti saya (ngomong), dibilang membela, saya enggak mau. Ookoknya kita dukung KPK 1000 persen," ucapnya.

Soal kemungkinan PAN memecat Teguh jika terbukti bersalah di pengadilan, Zulhas enggan menjawab.

"Kita mendukung KPK 1000 persen. Titik. Sudah," tukasnya.

Dalam surat dakwaan, Teguh adalah salah satu pimpinan Komisi II DPR yang ikut dalam pertemuan yang dihadiri terdakwa Irman, dan Sekretaris Jenderal Kemendagri Diah Anggraini bersama Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Selain Teguh, ada beberapa anggota DPR lainnya seperti Chaeruman Harahap, Taufik Efendi, Ganjar Pranowo, Ignatius Mulyono (almarhum), Mustokoweni (almarhumah), dan Arief Wibowo. Hadir juga mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, dan pengusaha yang menggarap proyek E-KTP, Andi Narogong.

Saat pertemuan, Mustokoweni menjamin Andi akan memberikan sejumlah uang kepada anggota DPR dan pejabat di Kemendagri. Setelah itu, Andi memberikan uang kepada anggota Komisi II dan Badan Anggaran DPR dengan maksud agar mereka menyetujui anggaran proyek E-KTP. [ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya