Berita

Antasari Azhar/Net

Politik

Antasari: Isu Gubernur Terlibat E-KTP Hanya Pengalihan Cuci Tangan Pangeran Menjangan

KAMIS, 09 MARET 2017 | 06:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sidang perdana kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) pada 2011-2012 yang akan digelar hari ini, Kamis (9/3), tak luput dalam pandangan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.

Antasari berharap agar dalam persidangan ini Ketua KPK Agus Rahardjo bisa mengungkap dalam dalam mega korupsi yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

"Kita harus tegas tidak memandang pangeran atau bekas raja," ujarnya dalam akun Twitter @azhar_antasari sesaat lalu, Kamis (9/3).


Menurutnya, isu 2 gubernur yang terlibat dalam kasus ini hanya pengalihan isu. Secara tersirat ia menyebut isu itu dilontarkan untuk mengalihkan isu pencucian uang yang dilakukan oleh seseorang yang sempat dekat dengan kekuasaan.

"Isu 2 gubernur yang terlibat ini hanya pengalihan isu cuci tangan pangeran menjangan. Padahal 2 gubernur ini sangat bersih dan tulus bekerja," sambungnya.

Lebih lanjut, Antasari menganalogikan kasus ini dengan permainan catur. Dalam permainan ini, baru bidak pion yang dikorbankan sementara raja masih dilindungi.

"Kasus ini seperti permainan catur, dimana bidak dan pion dikorbankan dahulu, raja menteri masih dilindungi benteng, kuda hitam mencari celah," sambungnya.

Untuk diketahui bahwa belum lama ini Antasari terlibat perselisihan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menuding SBY mengetahui ada kriminalisasi dalm kasus yang menjeratnya terkait dengan pembunuhan Nazaruddin Zulkarnain. Diduga kuat kicauan Antasari ini masih berhubungan SBY.

Sedangkan tiga gubernur yang diduga terlibat dalam kasus ini adalah Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Dalam kasus ini KPK baru menetapkan dua orang tersangka yakni, Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Irman.

Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya telah menyebutkan, ada nama-nama besar yang akan diungkap pada sidang perdana. KPK pun berharap tidak ada guncangan politik setelah sidang perdana digelar.

Selama penyidikan kasus ini, setidaknya ada 23 anggota DPR yang dipanggil untuk diperiksa. Dari jumlah tersebut, hanya 15 anggota DPR yang memenuhi panggilan penyidik KPK. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya