Berita

Foto/Net

Politik

Fenomena Calon Tunggal Di Pilkada Mengancam Demokrasi

RABU, 08 MARET 2017 | 05:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fenomena pasangan calon kepala daerah tunggal terus mengancam nilai-nilai demokrasi. Calon tunggal tidak memberikan pilihan bagi masyarakat.

Demikian diungkapkan Ketua Komite I DPD RI Akhmad Muqowam saat rapat Komite I DPD dengan Mendagri Tjahjo Kumolo membahas evaluasi Pilkada Serentak 2017, di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (7/3).

"Masalah calon tunggal saya kira sudah dapat dijawab dengan UU Pilkada yang baru," ucap Muqowam.


Sama seperti Pilkada Serentak 2015, Muqowam menyayangkan Pilkada Serentak 2017 juga masih dihiasi dengan fenomena calon tunggal.

Anggota Komite I DPD Nono Sampono menambahkan, dirinya berharap agar kualitas demokrasi semakin baik. Menurutnya, harusnya dalam Pilkada jangan sampai ada calon tunggal.

"Harusnya ada lawan jangan calon tunggal melawan kotak kosong, ini kalau pertandingan ibaratnya menang walk out. Harus disepakati minimal ada dua calon pasangan, agar demokrasi lebih baik jangan ada kotak kosong," pungkasnya.

Dari 101 daerah yang mengikuti Pilkada Serentak 2017, ada sembilan daerah yang menggusung pasangan calon tunggal. Yaitu, Tebing Tinggi, Tulang Bawang Barat, Pati, Buton, Landak, Maluku Tengah, Tambrauw, Kota Sorong, dan Jayapura. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya