Berita

Aburizal Bakrie dan Dedy Arianto/Net

Politik

Pengurus Golkar Pilih Mundur Daripada Dukung Ahok

SELASA, 07 MARET 2017 | 16:44 WIB | LAPORAN:

Internal Partai Golkar dipastikan pecah suara dalam putaran kedua Pilkada Jakarta 2017.

Sudah beberapa kader beringin terang-terang menolak keputusan DPP-nya mendukung pasangan calon nomor urut 2, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Sebut saja Ketua Departemen bidang Energi dan Energi Terbarukan DPP Golkar, Dedy Arianto.


Mantan aktivis mahasiswa 98 tersebut bahkan sudah menyuarakannya dari putaran pertama, jauh sebelum Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Siti Hediati Harijadi atau Titiek Soeharto.

Ia pun tak gentar mendapat sanksi partai atas sikapnya itu.

"Saya mohon maaf karena keputusan ini bertentangan dengan aqidah (keyakinan agama) saya. Terlebih lagi Ahok telah sangat jelas melukai perasaan umat Islam, tidak ada pilihan lagi bagi saya," ujar politisi muda yang akrab disapa Uu ini.

Uu menjelaskan, keputusan itu bukan didasari alasan aqidah semata, tapi juga pertimbangan-pertimbangan logis. Antara lain, dalam penilaiannya, Ahok adalah pengkhianat partai.

Ahok dengan gampangnya mundur dari anggota DPR Fraksi Golkar dan bergabung Partai Gerindra demi jabatan calon wakil gubernur DKI. Belakangan setelah menjadi wagub, Ahok justru hengkang dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

"Saya tak mau dianggap tak mematuhi partai, makanya lebih baik saya mundur dari pengurus," tukasnya.

Sementara Titiek berpendapat dukungannya untuk paslon nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno adalah hak pribadi. Ia merasa tidak melanggar aturan partai. Lagipula, menurut putri pendiri Golkar, Soeharto itu, tidak ada atribut partai digunakannya saat menyatakan dukungan kepada Anies-Sandi. 

"Salahnya di mana?" tegas Titiek.

Pilihannya ini juga didasari keyakinan yang ia anut.[wid]
 






Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya