Berita

Nusantara

Pemerintah Harus Lebih Gairahkan Sektor Peternakan

SELASA, 07 MARET 2017 | 16:45 WIB | LAPORAN:

Pemerintah diminta mampu dapat menggairahkan sektor peternakan melalui sejumlah program strategis. Salah satunya dengan program rasio impor sapi yang saat ini dicanangkan.

"Kita berharap dengan adanya program rasio impor sapi yang dicanangkan oleh pemerintah mampu menggairahkan sektor peternakan sapi di Tanah Air, dan bukan membuat lesu pihak tertentu," kata anggota Komisi IV DPR RI Hamdani kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 7/3).

Menurutnya, sejak awal dijalankan, program tersebut masih terdapat pro kontra dari para peternak, khususnya para importir yang merasa kesulitan dalam penerapan. Namun, dengan adanya kebijakan baru pemerintah saat ini yang ingin melakukan revisi bobot sapi bakalan impor dapat kembali memberi gairah kepada para importir yang menganggap penentuan rasio impor sangat memberatkan.


"Harapannya dengan adanya kebijakan-kebijakan tersebut iklim usaha di Indonesia semakin baik. Dan para pelaku importir besar juga bisa bermitra dengan para peternak kecil," jelas Hamdani.

Pemerintah telah menerapkan aturan rasio impor dalam melakukan impor sapi bakalan. Untuk pelaku usaha importir dikenakan kebijakan rasio satu sapi indukan dan lima sapi bakalan. Sementara untuk para peternak atau koperasi kebijakan rasio impornya satu sapi indukan berbanding sepuluh sapi bakalan. [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya