Berita

Raja Salman/Net

Hukum

Kapolri Harus Jaga Kenyamanan Raja Salman Di Bali

SELASA, 07 MARET 2017 | 14:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bangsa Indonesia patut berbangga hati karena liburan rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud diperpanjang. Dari yang semula hanya dijadwalkan sampai tanggal 9 Maret, liburan diperpanjang hingga 12 Maret.

"Saya meyakini ini karena mereka nyaman dengan situasi di Indonesia, bahkan Raja Salman sempat menyatakan seperti di rumah sendiri. Pastilah mereka sangat menikmali liburannya di Bali hingga memutuskan untuk extend beberapa hari," ujar anggota Komisi III DPR RI Aboebakar al Habsy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/3).

Menurutnya, penambahan jadwal liburan tersebut tentun menambah spending money rombongan Kerajaan Arab Saudi di Indonesia, khususnya bagi perekonomian Bali.


"Apalagi rombongan yang dibawa sangat besar, pasti budget yang dikeluarkan juga besar," sambung politisi PKS itu.

Kunjungan Raja Salman juga menjadi promosi gratis untuk industri wisata Indonesia ke Timur Tengah. Kenyamanan Raja Salman ini merupakan bentuk legitmasi kelayakan Bali sebagai destinasi wisata internasional. Selain itu, hal ini merupakan garansi keamanan wisata di Indonesia.

"Bila Raja Salman saja sangat menikmati liburan di bali hingga menambah waktu liburannya. Pastilah hal ini akan mengundang penasaran warga petro dolar untuk datang ke Indonesia," sambungnya.

Atas alasan itu, ia mengimbau kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menjaga keamanan Bali selama kunjungan Raja Salman.

"Jangan sampai ada insiden yang tidak menyenangkan, kita tidak boleh mengambil resiko, karena nama baik Indonesia menjadi taruhannya di mata dunia internasional," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya