Berita

Ahok

Hukum

Kuasa Hukum: Tiga Saksi Meringankan Punya Korelasi Langsung Dengan Pidato Ahok

SELASA, 07 MARET 2017 | 08:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Penasehat hukum terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama yakin saksi yang dihadirkan di sidang ketigabelas akan meringankan Ahok.

I Wayan Sidharta beralasan, tiga saksi yang dihadirkan pada persidangan kali ini berkorelasi langsung dengan konten pidato Ahok di Kepulauan Seribu.

"Tiga saksi fakta akan meringankan karena berkorelasi langsung dengan pidato Ahok," ujarnya saat ditemui di Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Selasa (7/3).


Adapun tiga saksi yang dihadirkan antara lain Bambang Waluyo D, Analta Amier, dan Eko Cahyono.

Bambang Waluyo merupakan wakil ketua Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kebijakan Publik DPD Partai Golkar DKI yang ikut hadir saat Ahok menyampaikan pidato di Kepulauan Seribu.

Sementara Analta Amier merupakan kakak angkat Ahok yang beragama Islam. Ia diyakini akan mnenceritakan mengenai kehidupan Ahok semasa kecil yang berbaur dengan umat Islam.

Sedangkan, Eko Cahyono adalah rektor dari Universitas Darma Persada. Ia merupakan pasangan Ahok saat maju sebagai calon gubernur Bangka Belitung tahun 2007. Dalam persidangan eko akan menjelaskan mengenai ulah oknum politik yang menggunakan surat Al Maidah 51 untuk mendiskreditkan Ahok di Pilgub Babel.

Sedianya, sidang akan mulai digelar pada pukul 09.00. Namun hingga berita ini diturunkan belum nampak ada tanda-tanda dari massa pro dan kontra Ahok yang kerap hadir mengawal sidang. Ahok juga belum nampak hadir di persidangan. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya