Berita

Pertahanan

Polda Tunggu Penyelidikan Polres Jaksel Soal Sampah Kulit Kabel

SELASA, 07 MARET 2017 | 08:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polda Metro Jaya masih menunggu hasil penyelidikan Polres Jakarta Selatan mengenai tumpukan sampah kulit kabel di gorong-gorong di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

"Tentunya tetap (diselidiki, red), nanti untuk Polres Jaksel akan menelusuri itu seperti apa, apakah pencurian yang ditaruh di suatu got, apakah itu kabel cuma sisa atau dibuang, itu kita masih menunggu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/3).

Dijelaskan Argo bahwa saat ini Polres Jaksel masih mencari saksi-saksi untuk dimintai keterangan terkait sampah kulit kabel itu.


"Kita tunggu hasil dari anggota untuk mencari saksi dan barang bukti. Tentunya ini masih membutuhkan waktu. Nanti kita mintai keterangan saksi-saksi lain," jelasnya seperti diberitakan RMOLJakarta.

Soal kulit kabel yang menumpuk di saluran air ini, Suku Dinas Tata Air Pemprov DKI Jakarta juga menemukan hal serupa pada tahun lalu. Berton-ton kulit kabel ditemukan menyumbat saluran air, dan ini mengakibatkan kawasan ring 1 Istana Negara sempat banjir saat itu.

Dari hasil penyelidikan, diketahui kulit kabel itu adalah ulah para pelaku pencurian spesialis kabel. Sejumlah tersangka ditangkap.

Merujuk pada temuan tahun lalu itu, Argo menyatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah kulit kabel yang ditemukan beberapa hari lalu itu juga ada indikasi ulah pelaku pencurian.

"Belum mengarah ke situ (pencurian)," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya