Berita

Foto/Net

Pertahanan

Bakamla Gelar Latihan Keamanan Informasi Dan Sandi

SELASA, 07 MARET 2017 | 02:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Direktur Latihan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksma TNI Muspin Santoso secara resmi membuka Pelatihan Keamanan Informasi dan Sandi di Hotel Santika, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (6/3).

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama lima hari dan diikuti oleh 18 personel Bakamla RI.

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Latihan Bakamla mengatakan, terdapat tiga aspek yang harus dipenuhi dalam keamanan informasi di setiap organisasi.


Aspek tersebut adalah kerahasiaan, keutuhan data, dan ketersediaan data. Selain itu masih ada aspek tambahan lainnya yaitu otentikasi penyedia/penerima informasi serta nir penyangkalan.

Pemanfaatan persandian, lanjutnya, dalam setiap kegiatan pada instansi pemerintah yang memanfaatkan teknologi, dapat menjamin kerahasiaan informasi yang dikomunikasikan.

"Maksimalkan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini dan terapkan dalam kegiatan bekerja sehari-hari," pintanya.

Lebih lanjut Kabakamla mengatakan, penguasaan terhadap teknologi informasi dan komunikasi yang minim, tata kelola inforamasi publik yang belum baik, dan kesadaran keamanan informasi yang relatif rendah, serta peraturan hukum yang belum sepenuhnya dilaksanakan, merupakan faktor-faktor yang menyebabkan potensi terjadinya kebocoran informasi.

Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang berpartisipasi sebagai narasumber dalam pelatihan, telah merancang pelatihan yang dikhususkan untuk kebutuhan personel Bakamla, sehingga diharapkan dapat terimplementasi dengan baik dan menjadi kebiasaan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari.

"Diharapkan pelatihan ini dapat menjawab tantangan tugas Bakamla RI di masa mendatang dan memperkaya diri personel Bakamla RI dengan pengetahuan tentang pemahaman dan kesadaran terhadap pentingnya mengamankan informasi," tutupnya. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya